Tema Mursadat Fokus Bentuk Mental Kiper Sumsel United, Pengalaman Jadi Modal Laskar Juaro

PALEMBANG, viralsumsel.com — Sumsel United menghadirkan wajah baru dalam jajaran tim kepelatihan untuk menghadapi persaingan musim ini.

Klub berjuluk Laskar Juaro tersebut memilih mengandalkan kombinasi pelatih muda dengan pengalaman berbeda, salah satunya Tema Mursadat yang dipercaya menangani sektor penjaga gawang.

Tema menjadi bagian dari tim kepelatihan bersama M Nasuha, Mahyadi Panggabean dan Tony Sucipto. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan para penjaga gawang Sumsel United, terutama dalam membangun kemampuan teknis sekaligus karakter dan mental bertanding.

Penunjukan Tema juga tidak terlepas dari pengalaman panjangnya di sepak bola nasional. Sebelum menekuni dunia kepelatihan, pria kelahiran 7 Maret 1978 tersebut pernah menjalani karier sebagai penjaga gawang dan memperkuat sejumlah klub, termasuk Persib Bandung, Persita Tangerang dan Persikota Tangerang.

Pengalaman tersebut kini menjadi bekal bagi Tema untuk membantu para kiper Laskar Juaro menghadapi tuntutan kompetisi. Ia mengaku peran barunya memberikan tantangan tersendiri, terlebih penjaga gawang memiliki karakter permainan yang berbeda dibandingkan posisi lainnya.

Bagi Tema, kiper tidak cukup hanya memiliki kemampuan menangkap atau menepis bola. Seorang penjaga gawang harus mempunyai keberanian mengambil keputusan, konsentrasi tinggi dan ketahanan mental ketika berada dalam tekanan.

Menurutnya, satu keputusan yang terlambat atau kurang tepat dari seorang kiper dapat berdampak langsung terhadap hasil pertandingan.

“Menjadi penjaga gawang membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan teknis. Mereka harus mampu berpikir cepat, tetap tenang dan percaya pada keputusan yang diambil ketika situasi pertandingan berubah dengan cepat,” ujar Tema, Selasa (18/8).

Baca Juga :  Nilmaizar Ubah Jadwal Latihan Sumsel United Selama Ramadhan, Fokus Adaptasi Laga Malam

Mental Jadi Fondasi Penjaga Gawang

Tema menilai aspek mental menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus dibangun sejak sesi latihan. Ia ingin para penjaga gawang Sumsel United memiliki keyakinan terhadap kemampuan sendiri, termasuk ketika menghadapi situasi sulit di pertandingan.

Menurutnya, tekanan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari posisi penjaga gawang. Kiper bisa saja melakukan penyelamatan penting, tetapi dalam situasi lain juga berpotensi melakukan kesalahan yang berujung gol.

Karena itu, kemampuan untuk segera merespons kesalahan menjadi hal yang sangat penting.

“Seorang kiper harus bisa segera meninggalkan kesalahan yang baru saja terjadi dan kembali berkonsentrasi. Jangan sampai satu kesalahan memengaruhi penampilannya pada menit-menit berikutnya,” jelasnya.

Tema juga ingin para kiper Sumsel United memahami bahwa keberanian mengambil keputusan menjadi bagian penting dalam permainan modern. Penjaga gawang dituntut tidak hanya menjadi benteng terakhir, tetapi juga aktif membantu tim mengorganisasi pertahanan.

Dalam kondisi pertandingan yang ketat, ketenangan menjadi modal penting. Terlebih ketika tim menghadapi laga dengan tekanan tinggi atau bermain di markas lawan.

Menurut Tema, mentalitas seperti itu terkadang menjadi faktor pembeda ketika kemampuan teknis antarpenjaga gawang relatif berimbang.

Pengalaman Tema untuk Laskar Juaro

Dengan pengalaman yang dimilikinya sebagai mantan penjaga gawang, Tema kini berusaha mentransfer pengetahuan tersebut kepada para pemain Sumsel United.

Ia ingin setiap kiper yang berada di bawah binaannya memiliki pemahaman menyeluruh mengenai tugas di lapangan. Bukan hanya bagaimana melakukan penyelamatan, tetapi juga bagaimana menjaga komunikasi, konsentrasi dan kepercayaan diri selama pertandingan.

Baca Juga :  Diego Dall’Oca Kembali Jadi Player of The Match, Motor Kemenangan Sumsel United atas FC Bekasi City

Kehadiran Tema diharapkan memperkuat sektor penjaga gawang Laskar Juaro sekaligus memberikan persaingan positif di dalam skuad.

Komposisi tim kepelatihan Sumsel United yang diisi sejumlah nama dengan pengalaman sebagai pemain maupun pelatih juga menjadi bagian dari upaya klub membangun tim yang lebih solid.

Tema menyadari perjalanan kompetisi akan menghadirkan berbagai tekanan dan situasi yang tidak selalu dapat diprediksi. Karena itu, persiapan mental dan kemampuan beradaptasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan teknis.

Ia menegaskan bahwa kiper memiliki posisi strategis dalam sebuah tim karena berada di garis terakhir pertahanan. Ketika mampu tampil tenang dan percaya diri, seorang penjaga gawang dapat memberikan rasa aman kepada pemain di depannya.

“Penjaga gawang harus punya keberanian, konsentrasi dan ketenangan. Ketika pertandingan memasuki situasi sulit, mereka harus tetap mampu mengendalikan diri dan membuat keputusan yang terbaik bagi tim,” pungkas Tema.

Dengan pendekatan tersebut, Tema Mursadat diharapkan mampu membantu Sumsel United melahirkan penjaga gawang yang tidak hanya cekatan dalam mengantisipasi serangan, tetapi juga memiliki karakter kuat untuk menghadapi tekanan kompetisi.

Bagi Laskar Juaro, kekuatan sektor penjaga gawang menjadi salah satu elemen penting dalam membangun fondasi tim. Pengalaman Tema pun diharapkan dapat menjadi modal tambahan bagi Sumsel United untuk tampil lebih kompetitif sepanjang musim. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *