Ultras Palembang Ajak Suporter Realistis, Pahami Kondisi Sulit Sriwijaya FC

Palembang, viralsumsel.com Capo Tifoso Ultras Palembang, Qusoi SH, mengajak seluruh pendukung Sriwijaya FC untuk bersikap realistis dan memahami kondisi tim yang hingga kini masih dililit berbagai persoalan, baik teknis maupun nonteknis.

Ia menilai, dalam situasi seperti sekarang, ekspektasi berlebihan justru dapat menjadi tekanan tambahan bagi tim.

Menurut Qusoi, pada dua laga terdekat Sriwijaya FC menghadapi PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru, suporter sebaiknya tidak memasang target terlalu tinggi. Dengan komposisi pemain yang ada saat ini, hasil imbang pun sudah patut disyukuri.

“Untuk laga melawan PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru, kita jangan berharap terlalu muluk dulu. Kondisi pemain Sriwijaya FC saat ini memang ala kadarnya. Kalau bisa bermain imbang saja, itu sudah patut kita syukuri. Kami sebagai suporter memaklumi,” ujar Qusoi.

Ia menjelaskan, belum dibukanya bursa transfer (transfer window) menjadi salah satu faktor utama yang membuat Sriwijaya FC belum mampu melakukan perombakan atau penambahan kekuatan skuad. Akibatnya, tim harus mengarungi laga-laga penting dengan komposisi pemain yang terbatas.

Baca Juga :  Wow! Ini 16 Nama Pemain Baru Sumsel United, Ada Bintang Timnas & Top Skor Liga 2

“Selama transfer window belum dibuka, Sriwijaya FC belum bisa menambah pemain baru. Baik untuk laga melawan PSMS Medan maupun PSPS Pekanbaru. Ini kondisi yang harus kita pahami bersama,” tegasnya.

Qusoi menambahkan, Ultras Palembang secara khusus menyadari keterbatasan yang tengah dialami Laskar Wong Kito. Minimnya pemain bintang serta belum bisanya memainkan pemain asing membuat kekuatan tim belum maksimal.

“Kami dari Ultras Palembang benar-benar memahami keadaan Sriwijaya FC saat ini. Tidak bisa dipaksakan. Pemain bintang belum ada, pemain asing juga belum bisa dimainkan. Jadi kami minta suporter tetap memberi dukungan, bukan tekanan,” ujarnya.

Lebih jauh, Qusoi juga menaruh harapan besar terhadap proses hukum yang saat ini masih berjalan. Ia berharap Pengadilan Niaga dapat memutuskan perkara gugatan yang hasilnya memungkinkan Sriwijaya FC tetap eksis dan tidak dinyatakan bangkrut atau pailit.

Baca Juga :  Argentina Raja Piala Dunia FIFA U-20  

“Kami berharap putusan pengadilan nantinya bisa membuat Sriwijaya FC tetap berlaga. Jangan sampai klub kebanggaan masyarakat Sumsel ini bangkrut atau pailit,” katanya.

Apabila persoalan hukum tersebut dapat diselesaikan dengan baik, Ultras Palembang berharap manajemen dapat bergerak cepat pada transfer window Januari 2026. Beberapa pemain asing yang sebelumnya sempat diwacanakan diharapkan bisa segera direalisasikan, ditambah penguatan di lini belakang.

“Kalau tidak bangkrut atau pailit, kami berharap di bursa transfer Januari 2026 nanti, dua pemain asing yang sempat digadang-gadang bisa didatangkan. Ditambah lagi bek Michael Enu untuk memperkuat lini belakang,” tutur Qusoi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Kesenian Provinsi Sumatera Selatan.

Ultras Palembang menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung Sriwijaya FC dalam kondisi apa pun. Dukungan suporter dinilai menjadi modal penting agar tim tetap bertahan dan perlahan bangkit dari keterpurukan. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *