PALEMBANG, viralsumsel.com — Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, mengingatkan seluruh pemainnya untuk tetap rendah hati dan tidak memandang remeh lawan, termasuk saat menghadapi Persekat Tegal pada laga tandang pekan ke-13 Pegadaian Championship 2025/2026.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Trisanja, Tegal, Sabtu (3/1) pukul 15.30 WIB. Peringatan itu disampaikan Nilmaizar menyusul hasil mengejutkan yang diraih Persekat Tegal pada pertandingan sebelumnya.
Tim berjuluk Laskar Ki Gede Sebayu sukses menaklukkan Adhyaksa FC Banten—yang saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup A Wilayah Barat—dengan skor tipis 1-0 di kandang lawan. Gol kemenangan Persekat bahkan tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
“Hasil itu menjadi peringatan serius bagi kami. Persekat bisa mengalahkan Adhyaksa FC Banten dengan gol di menit 90. Artinya, pertandingan nanti pasti tidak mudah dan akan berlangsung ketat,” ujar Nilmaizar.
Menurut pelatih asal Sumatera Barat tersebut, posisi tim di papan klasemen tidak selalu mencerminkan kekuatan sebenarnya di lapangan. Dalam kompetisi yang ketat seperti Pegadaian Championship, setiap tim memiliki peluang yang sama untuk menciptakan kejutan.
Saat ini, Sumsel United berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup A Wilayah Barat dengan 23 poin dari 13 laga, sementara Persekat Tegal masih berkutat di papan bawah, tepatnya di peringkat kesembilan dengan 13 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Meski demikian, Nilmaizar menilai perbedaan posisi tersebut tidak bisa dijadikan tolok ukur mutlak.
Ia juga menegaskan bahwa kemenangan Sumsel United atas Persekat Tegal di putaran pertama dengan skor 2-0 tidak dapat dijadikan jaminan hasil serupa akan terulang. Persekat dipastikan memiliki motivasi berlipat untuk membalas kekalahan tersebut sekaligus menjauh dari ancaman zona play-off degradasi.
“Mereka tentu punya ambisi besar. Bermain di kandang sendiri, didukung suporter, dan ingin memperbaiki posisi. Karena itu kami harus fokus penuh dari menit awal sampai akhir,” tegas mantan pelatih Dewa United tersebut.
Nilmaizar menutup dengan menekankan pentingnya sikap profesional, kerja keras, dan mental bertanding yang kuat. Ia menolak keras sikap meremehkan lawan, karena hal itu justru bisa menjadi bumerang.
“Kita datang ke Tegal tentu ingin menang. Tapi kemenangan hanya bisa diraih kalau kami tetap rendah hati, disiplin, dan tidak takabur. Sepak bola selalu memberi kejutan,” pungkasnya. (bbs)










