7 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Argentina Raja Adu Penalti, Jerman dan Kroasia Tak Terkalahkan

JAKARTA, viralsumsel.com – Hitung mundur menuju FIFA World Cup 2026 terus berlanjut. Memasuki tujuh hari jelang kick-off turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut, FIFA kembali menghadirkan kisah statistik menarik yang kali ini menyoroti kehebatan Timnas Argentina dalam drama adu penalti di ajang Piala Dunia.

Sepanjang sejarah Piala Dunia, Argentina tercatat sebagai negara yang paling sering terlibat dalam adu penalti. Dari total puluhan edisi turnamen yang telah digelar, La Albiceleste sudah menjalani tujuh kali babak adu tendangan penalti, jumlah tertinggi dibandingkan negara peserta lainnya sejak format tersebut diperkenalkan pada Piala Dunia 1978.

Catatan tersebut menjadi semakin istimewa karena dari 74 negara yang pernah tampil di Piala Dunia era modern, Argentina mengambil bagian dalam sekitar 20 persen dari seluruh adu penalti yang pernah terjadi di turnamen tersebut.

Tak hanya sering tampil dalam situasi menegangkan itu, Argentina juga menunjukkan efektivitas luar biasa. Dari tujuh adu penalti yang dijalani, enam di antaranya berhasil dimenangkan.

Keberhasilan pertama diraih pada Piala Dunia 1990 ketika Argentina menyingkirkan Yugoslavia di perempat final sebelum kembali menang atas Italia pada semifinal. Delapan tahun kemudian, Tim Tango kembali menunjukkan mental baja saat mengalahkan Inggris melalui adu penalti pada babak 16 besar Piala Dunia 1998.

Baca Juga :  Josal FC Piaman Juara Piala Soeratin U-15 2024

Dominasi Argentina berlanjut pada era modern. Mereka sukses menumbangkan Belanda melalui adu penalti pada semifinal Piala Dunia 2014 dan kembali mengulanginya di perempat final Piala Dunia 2022. Puncaknya terjadi pada final Qatar 2022 saat Argentina menaklukkan Prancis dalam salah satu laga final paling dramatis sepanjang sejarah turnamen.

Satu-satunya kekalahan Argentina dalam adu penalti terjadi pada Piala Dunia 2006 saat menghadapi Jerman di babak perempat final. Kala itu, kiper Jerman Jens Lehmann menjadi sosok sentral setelah membantu timnya memenangkan adu penalti berkat catatan kecil berisi kebiasaan para eksekutor Argentina yang terkenal sebagai “kertas sakti” dalam sejarah sepak bola dunia.

Di balik kesuksesan Argentina, nama Sergio Goycochea menjadi salah satu legenda terbesar. Kiper yang menjadi pahlawan Argentina pada Piala Dunia 1990 tersebut masih berbagi rekor sebagai penjaga gawang dengan jumlah penyelamatan penalti terbanyak dalam adu penalti Piala Dunia bersama Toni Schumacher, Danijel Subasic, dan Dominik Livakovic.

Baca Juga :  Timnas U-19 Dipaksa Menyerah Korsel 0-7

Meski demikian, jika berbicara soal kesempurnaan dalam adu penalti, dua negara lain layak mendapat perhatian khusus. Timnas Jerman dan Kroasia hingga kini belum pernah kalah dalam adu penalti di Piala Dunia.

Jerman mencatatkan empat kemenangan dari empat adu penalti yang dijalani. Lebih impresif lagi, Die Mannschaft berhasil mengonversi 17 dari 18 tendangan penalti yang mereka eksekusi sepanjang sejarah Piala Dunia, termasuk 15 tendangan terakhir secara beruntun tanpa gagal.

Sementara itu, Kroasia juga memiliki rekor sempurna dengan empat kemenangan dari empat adu penalti. Mentalitas kuat dan ketenangan para pemain Kroasia dalam situasi tekanan tinggi menjadi salah satu faktor penting keberhasilan mereka dalam beberapa edisi terakhir Piala Dunia.

Dengan Piala Dunia 2026 yang tinggal menghitung hari, sejarah menunjukkan bahwa adu penalti kerap menjadi penentu nasib sebuah negara. Dan jika kembali terjadi di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko nanti, Argentina akan datang dengan status sebagai salah satu spesialis adu penalti paling menakutkan dalam sejarah sepak bola dunia. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *