Curhat Budi Sudarsono Usai Sriwijaya FC Dibantai PSPS Pekanbaru 2-5

viralsumsel.com | Palembang Hasil pahit kembali harus ditelan Sriwijaya FC saat menjamu PSPS Pekanbaru pada laga pekan ke-14 Pegadaian Championship atau Liga 2 Indonesia 2025/26.

Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (4/1/2026) sore, Laskar Wong Kito dipaksa menyerah dengan skor telak 2-5 di hadapan pendukungnya sendiri.

Kekalahan tersebut semakin memperpanjang tren negatif Sriwijaya FC yang masih belum mampu bangkit dari keterpurukan.

Meski demikian, pelatih kepala Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, tetap menyampaikan apresiasi tinggi kepada para suporter yang setia memberikan dukungan di tengah kondisi sulit tim.

Dalam keterangan pers usai laga di Media Center Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Budi — yang akrab disapa Budigol — mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para pendukung setia Sriwijaya FC.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada suporter yang sudah datang dan mendukung kami. Walaupun tim sedang dalam kondisi terpuruk, tapi dukungan yang diberikan masih sangat luar biasa,” ujar Budi dengan nada emosional.

Baca Juga :  Sabtu Pagi Terbang, Sriwijaya FC Bidik 3 Poin dari Dua Laga Away ke Sumut

Mantan penyerang Sriwijaya FC dan Timnas Indonesia itu menilai penampilan anak asuhnya sebenarnya cukup menjanjikan di awal pertandingan, khususnya pada babak pertama. Menurutnya, semangat juang pemain tetap terlihat meski kondisi tim tidak ideal.

“Menurut saya, di beberapa menit awal babak pertama permainan kita sangat bagus. Memang kondisi tenaga pemain tidak penuh, tapi perjuangan anak-anak hari ini benar-benar luar biasa,” ungkapnya.

Sriwijaya FC sendiri sempat memberikan perlawanan, namun lemahnya koordinasi di lini belakang serta minimnya konsistensi permainan membuat PSPS Pekanbaru mampu memanfaatkan celah dengan efektif. PSPS tampil lebih tajam dan disiplin, sehingga mampu mencetak lima gol dan mengamankan kemenangan penting di Palembang.

Baca Juga :  Amrizal Ingatkan Persiraja Bahaya di 'Danger Time'

Budi Sudarsono juga menegaskan bahwa situasi yang dihadapi Sriwijaya FC saat ini bukan perkara mudah. Keterbatasan komposisi pemain, kondisi fisik, hingga tekanan mental menjadi tantangan besar yang harus dihadapi tim pelatih dan pemain.

Meski demikian, Budi menekankan bahwa ia dan timnya tidak akan menyerah begitu saja. Dengan skuad yang ada, Sriwijaya FC tetap berkomitmen untuk berjuang hingga akhir kompetisi dan berusaha memperbaiki performa di laga-laga berikutnya.

“Kami akan terus berusaha semaksimal mungkin. Situasinya memang berat, tapi kami tidak akan berhenti berjuang,” tegasnya.

Kekalahan dari PSPS Pekanbaru ini menjadi evaluasi penting bagi Sriwijaya FC, baik dari sisi teknis maupun mental pemain. Dukungan suporter dinilai tetap menjadi modal besar bagi Laskar Wong Kito untuk mencoba bangkit di sisa kompetisi Pegadaian Championship 2025/26. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *