Ruben Dias Tegaskan Portugal Tetap Rendah Hati, Tapi Punya Ambisi Terbesar Menjuarai Piala Dunia 2026

LISBON, VIRALSUMSEL.COM – Bek andalan Timnas Portugal, Ruben Dias, menegaskan bahwa skuad Selecao das Quinas datang ke Piala Dunia 2026 dengan kombinasi sempurna antara kerendahan hati dan ambisi besar.

Meski menyadari beratnya persaingan di turnamen sepak bola terbesar dunia, Portugal disebut memiliki keyakinan kuat untuk mencetak sejarah dengan meraih gelar juara dunia pertama mereka.

Pemain bertahan berusia 29 tahun itu mengaku antusias menyambut Piala Dunia ketiganya bersama Portugal. Dengan pengalaman yang semakin matang serta skuad yang dipenuhi pemain kelas dunia, Dias menilai negaranya memiliki modal kuat untuk bersaing hingga fase akhir turnamen.

“Saya merasa sangat baik secara fisik maupun mental. Ini akan menjadi Piala Dunia ketiga saya dan selalu menjadi momen yang luar biasa bagi negara kami. Piala Dunia adalah pengalaman yang sangat spesial bagi pemain, suporter, keluarga, dan seluruh bangsa,” ujar Dias.

Portugal Datang dengan Kepercayaan Diri Tinggi

Optimisme Portugal bukan tanpa alasan. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka terus menunjukkan perkembangan positif di level internasional.

Puncaknya terjadi ketika Portugal berhasil meraih gelar UEFA Nations League kedua setelah mengalahkan dua kekuatan besar Eropa, yakni Jerman dan Spanyol secara beruntun.

Menurut Dias, setiap turnamen yang dijalani Portugal menjadi proses pembelajaran yang membuat tim semakin matang dalam menghadapi tekanan di level tertinggi.

“Kami memiliki banyak pemain berkualitas dan sebagian besar bermain di kompetisi terbaik dunia. Pengalaman itu membuat kami memahami bagaimana menghadapi tekanan dalam pertandingan besar,” katanya.

Meski demikian, Dias mengingatkan bahwa setiap kompetisi memiliki cerita yang berbeda dan semua peserta memulai dari titik yang sama.

Kesulitan Akan Menentukan Seberapa Jauh Portugal Melangkah

Bek tengah yang memperkuat Manchester City tersebut menilai salah satu faktor penting dalam perjalanan sebuah tim di Piala Dunia adalah bagaimana mereka merespons kesulitan.

Baca Juga :  Ronaldo Cetak Dua Gol, Portugal Ditahan Hungaria 2-2 di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Menurutnya, tantangan yang muncul selama turnamen justru akan membentuk karakter tim dan menentukan sejauh mana mereka mampu melangkah.

“Bagi saya, momen paling penting adalah ketika tim menghadapi kesulitan. Cara kami bereaksi terhadap situasi tersebut akan menunjukkan seberapa jauh kami bisa melangkah dalam kompetisi ini,” ungkapnya.

Mental Juara Dibentuk di Manchester City

Sejak bergabung dengan Manchester City pada 2020, Ruben Dias menjadi bagian dari salah satu tim tersukses di Eropa.

Selama enam musim terakhir, ia telah membantu klub Inggris tersebut meraih 12 trofi bergengsi. Kesuksesan itu tidak lepas dari budaya kemenangan yang tertanam kuat di dalam klub.

Dias mengungkapkan bahwa setiap orang di Manchester City memiliki satu tujuan yang sama, yaitu menang.

“Semua orang di klub ini ingin menang. Bukan hanya pemain dan pelatih, tetapi juga staf medis, manajemen, hingga orang-orang yang bekerja di belakang layar. Mentalitas seperti itulah yang membuat saya berkembang,” jelasnya.

Mental juara tersebut kini turut dibawanya ke Timnas Portugal yang sedang memburu gelar terbesar dalam sejarah sepak bola negara tersebut.

Jadi Pemimpin Baru Portugal

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, bahkan pernah menyebut Ruben Dias sebagai “pelatih di atas lapangan” berkat kemampuan organisasi dan kecerdasan taktisnya.

Dengan 74 caps bersama tim nasional, Dias kini menjadi salah satu pemain paling berpengalaman di dalam skuad Portugal.

Meski usianya belum tergolong tua, ia menyadari perannya sebagai pemimpin semakin besar karena banyak pemain muda yang kini menghuni tim nasional.

“Waktu membuat saya berada dalam posisi ini. Saya termasuk salah satu pemain paling berpengalaman di tim. Tugas saya sekarang adalah berbagi pengalaman dan membantu tim meraih kemenangan,” katanya.

Baca Juga :  Prediksi Manchester City vs Leicester City : Kans Besar Tuan Rumah

Belajar Kepemimpinan dari Cristiano Ronaldo

Dalam menjalankan peran sebagai pemimpin, Dias mengaku banyak belajar dari sejumlah sosok senior yang pernah menjadi panutannya di tim nasional.

Salah satu nama yang paling berpengaruh adalah sang kapten, Cristiano Ronaldo.

Menurut Dias, pengalaman luar biasa yang dimiliki Ronaldo baik di dalam maupun di luar lapangan menjadi sumber inspirasi bagi seluruh pemain Portugal.

“Saya belajar banyak dari Cristiano Ronaldo dan juga Pepe. Ketika berada di dekat pemain seperti mereka, Anda ingin menyerap setiap pengalaman dan pengetahuan yang mereka miliki,” ujarnya.

Ambisi Juara Dunia Pertama

Portugal akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Republik Demokratik Kongo pada 17 Juni.

Setelah itu, mereka akan menghadapi Uzbekistan dan menutup fase grup dengan laga menarik melawan Kolombia.

Target Portugal sangat jelas: meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah mereka.

Sejauh ini, pencapaian terbaik Portugal di Piala Dunia terjadi pada 1966 ketika dipimpin legenda sepak bola Eusebio dan berhasil finis di posisi ketiga.

Kini, dengan generasi emas yang dipimpin Cristiano Ronaldo dan diperkuat Ruben Dias, harapan untuk melampaui pencapaian tersebut kembali menguat.

“Kami memiliki ambisi besar untuk menjadi juara dunia. Namun kami tetap membumi dan memahami betapa sulitnya perjalanan yang harus ditempuh. Kami rendah hati, tetapi juga lebih ambisius daripada sebelumnya,” tegas Dias.

Pernyataan tersebut menggambarkan tekad Portugal yang siap menantang kekuatan-kekuatan besar dunia demi mewujudkan impian mengangkat trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah negara mereka. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *