Dari THR hingga Beasiswa, Lebaran di Muba Sarat Kepedulian

SEKAYU,  viralsumsel.com Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Musi Banyuasin tidak sekadar menjadi momentum religius, tetapi juga menghadirkan wajah kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan HM Toha Tohet bersama Abdur Rohman Husen, rangkaian kegiatan Lebaran tahun ini sarat makna sosial dan penguatan sinergi pemerintahan.

Kegiatan diawali dengan aksi sosial berskala besar berupa penyaluran tunjangan hari raya (THR) kepada masyarakat kurang mampu dan pekerja sektor informal.

Acara yang berlangsung di Pendopoan Griya Bumi Serasan Sekate ini menyasar beragam lapisan masyarakat, mulai dari tukang ojek, tukang becak, juru parkir, hingga petugas kebersihan.

Dalam keterangannya, Bupati HM Toha Tohet menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat.

Ia menekankan pentingnya memastikan kebahagiaan Idul Fitri dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga.

Data yang dihimpun menunjukkan sekitar 1.000 pekerja informal menerima bantuan sebesar Rp250 ribu per orang. Selain itu, 660 tenaga harian lepas di sektor kebersihan juga mendapatkan santunan serupa.

Baca Juga :  Tangkal Risiko Kerja, 45.000 Jiwa Terlindungi: Pemkab Muba dan BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pekerja Rentan Lewat Program PAKE KELAMBU

Tidak hanya itu, program sosial turut diperluas melalui bantuan pembangunan rumah layak huni, fasilitas sanitasi, modal usaha bagi pelaku UMKM, distribusi sembako, hingga pemberian beasiswa bagi ratusan mahasiswa dari kalangan kurang mampu.

Memasuki malam takbiran, suasana berubah menjadi lautan kebersamaan. Ribuan masyarakat memadati jalanan di Kota Sekayu untuk mengikuti pawai takbir keliling yang secara resmi dilepas oleh Bupati bersama jajaran Forkopimda.

“Takbir bukan hanya ungkapan syukur, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan dan memperkuat semangat baru,” ujar Toha dalam sambutannya.

Puncak perayaan berlangsung saat pelaksanaan Salat Id berjamaah yang dipusatkan di halaman pendopo. Ribuan masyarakat hadir dalam suasana khusyuk, menjadikan momen tersebut sebagai refleksi spiritual sekaligus ajang mempererat silaturahmi.

Dalam pesannya, Bupati mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik untuk memperkuat persatuan dan membangun daerah ke arah yang lebih baik.

Tradisi open house yang digelar di rumah dinas Bupati hingga kediaman pribadinya di Sungai Angit, serta di kediaman Wakil Bupati di Sungai Lilin, semakin menegaskan kedekatan antara pemimpin dan masyarakat.

Baca Juga :  Herman Deru Salut Banyuasin Tembus Empat Besar Nasional

Kehadiran masyarakat dari berbagai kalangan menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Momentum Lebaran juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antarlembaga pemerintahan. Bupati dan Wakil Bupati bersama Forkopimda melakukan halal bihalal dengan Herman Deru, Cik Ujang, serta pimpinan DPRD Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa silaturahmi lintas pemerintahan merupakan fondasi penting dalam mempercepat pembangunan daerah.

Sementara itu, Gubernur Herman Deru mengapresiasi soliditas jajaran pemerintah di Musi Banyuasin yang dinilai mampu menjaga stabilitas dan keharmonisan daerah.

Rangkaian perayaan Idul Fitri di Musi Banyuasin tahun ini tidak hanya mencerminkan nilai spiritual, tetapi juga memperlihatkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam membangun kepedulian sosial dan kolaborasi.

Kepemimpinan yang membumi menjadi pesan utama, menghadirkan pemerintahan yang tidak hanya melayani, tetapi juga benar-benar hadir di tengah masyarakat. (dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *