SEKAYU, viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus menunjukkan komitmennya menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat kualitas pendidikan hingga ke wilayah pelosok. Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Pemkab Muba berkolaborasi dengan PT Pinang Witmas Sejati yang merupakan bagian dari Kuala Lumpur Kepong (KLK Group), membuka kesempatan kerja bagi tenaga pendidik untuk ditempatkan di kawasan perkebunan kelapa sawit Kecamatan Bayung Lencir.
Program ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam memperluas lapangan kerja bagi masyarakat lokal, khususnya lulusan sarjana pendidikan di Kabupaten Musi Banyuasin, sekaligus memastikan akses pendidikan di area perkebunan terus berjalan optimal.
Bupati Musi Banyuasin M Toha Tohet menegaskan kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan peluang kerja yang merata dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Menurutnya, keberadaan tenaga pendidik di lingkungan perkebunan bukan hanya membuka lapangan pekerjaan baru, tetapi juga memperkuat kualitas pendidikan anak-anak yang tinggal di sekitar kawasan perusahaan.
“Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan peluang kerja yang inklusif untuk masyarakat Musi Banyuasin. Kehadiran lowongan guru ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh putra-putri terbaik daerah untuk mengabdi sekaligus ikut membangun kualitas pendidikan di Muba,” ujar Toha.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Muba Herryandi Sinulingga menjelaskan proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dan transparan melalui sistem SIAPkerja.
Ia mengatakan pendaftaran dibuka sepanjang Mei 2026 dan seluruh berkas lamaran, baik fisik maupun digital, wajib diterima paling lambat 2 Juni 2026.
Adapun posisi yang dibuka terdiri dari Guru Kelas tingkat SD, Guru PJOK tingkat SD, serta Guru TK.
Pelamar dipersyaratkan lulusan S1 PGSD dan S1 Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan untuk formasi guru SD, serta S1 Pendidikan PAUD untuk formasi guru TK.
Selain itu, pelamar wajib ber-KTP Musi Banyuasin, tidak sedang aktif sebagai PNS, PPPK maupun tenaga honorer pemerintah, sehat jasmani dan rohani, mampu bekerja dalam tim, menguasai penggunaan komputer atau laptop, kreatif, inovatif, dan bersedia ditempatkan di sekolah kawasan perkebunan kelapa sawit di Desa Mangsang dan Desa Muara Merang, Kecamatan Bayung Lencir.
Untuk kelengkapan administrasi, pelamar diwajibkan menyiapkan surat lamaran tulisan tangan huruf kapital yang ditujukan kepada Ketua Yayasan Kuala Lumpur Kepong, curriculum vitae, ijazah dan transkrip nilai, KTP dan KK Musi Banyuasin, kartu pencari kerja AK.1, pas foto berwarna, surat pengalaman kerja bila ada, sertifikat pelatihan, SKCK, dan surat keterangan sehat.
Berkas dapat dikirim langsung ke Kantor Disnakertrans Kabupaten Musi Banyuasin atau melalui email resmi penta.disnakertransmuba@gmail.com.
Pemkab Muba juga menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan tanpa dipungut biaya.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lanjutan dapat memantau website resmi Disnakertrans maupun akun media sosial resmi @Sobat Kerja Muba.
Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam menggerakkan sektor pendidikan di wilayah perkebunan sekaligus membuka peluang karier baru bagi tenaga pendidik lokal di Musi Banyuasin. (dev)






