Tunggakan Gaji Jadi PR Besar Sriwijaya FC Jelang Liga 2, Manajemen Pastikan Tetap Bertanggung Jawab

PALEMBANG, viralsumsel.com – Menjelang bergulirnya kompetisi Indonesia Championship (Liga 2) 2025/26, Sriwijaya FC masih dibayangi persoalan tunggakan gaji pemain dari musim-musim sebelumnya.

Meski demikian, manajemen klub berjuluk Laskar Wong Kito memastikan penyelesaian masalah tersebut menjadi prioritas utama sebelum kompetisi dimulai.

Hal ini disampaikan Asisten Direktur III Sriwijaya FC, Muhammad David, di sela kebersamaan dengan para pemain SFC yang tengah menikmati kuliner pempek di salah satu kedai di Jalan Ahmad Yani, Palembang.

“Tunggakan gaji pemain dari beberapa musim lalu tetap menjadi prioritas utama manajemen. Kami bertanggung jawab penuh dan akan menyelesaikannya. Hal ini juga sudah menjadi agenda pembahasan dalam rapat internal kami,” tegas David.

Isu Tunggakan Mengemuka di Media Sosial

Permasalahan gaji Sriwijaya FC kembali menjadi sorotan publik setelah beredarnya foto pertemuan antara Direktur Olahraga SFC, Anggoro Prajesta, Manajer SFC, Fidesia, dan beberapa pihak lainnya yang menandai akun Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) di Instagram.

Baca Juga :  Kisruh Gaji Pemain Sriwijaya FC: Tegar Pangestu Ungkap Tunggakan yang Belum Dilunasi

Foto itu memicu pertanyaan dari publik terkait langkah konkret SFC untuk melunasi kewajiban finansial kepada para pemain.

Menanggapi hal tersebut, David mengakui bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi dan pendekatan kepada APPI guna menentukan mekanisme penyelesaian yang tepat.

“Terkait lancar atau tidaknya proses ini, kami tetap melakukan pendekatan kepada APPI. Kami ingin tahu mekanisme yang paling tepat, dan kami pastikan Sriwijaya FC tetap menjadi peserta Liga 2 musim ini,” ujarnya.

Komunikasi Intensif dengan APPI

David memastikan bahwa komunikasi dengan APPI sudah terjalin, dan pihak manajemen kini menunggu balasan resmi terkait langkah-langkah yang harus diambil.

Sriwijaya FC berharap bisa mencapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

“Sudah ada komunikasi, dan nanti akan ada jawaban resmi dari pihak manajemen kepada APPI. Kalau memang ada ancaman tidak bisa bermain di Liga 2 karena masalah tunggakan, kami akan berupaya mencari solusi terbaik melalui pendekatan yang baik,” tambahnya.

Baca Juga :  Derby Sumsel di Tengah Krisis, Budi Sudarsono Bicara Apa Adanya

Target Tetap Berjalan Meski Dihantui Masalah Finansial

Meski masalah tunggakan gaji masih membayangi, manajemen memastikan persiapan tim tetap berjalan sesuai rencana.

Skuad Sriwijaya FC, yang kini banyak dihuni pemain muda, terus menjalani latihan dan uji coba demi mencapai performa maksimal saat kompetisi dimulai.

Bagi klub sebesar Sriwijaya FC yang pernah merajai sepak bola Indonesia, keterlambatan pembayaran gaji tentu menjadi catatan penting yang harus segera dibereskan.

Selain demi menjaga profesionalisme, hal ini juga menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan para pemain, pelatih, dan suporter.

Jika penyelesaian tunggakan berjalan lancar, Sriwijaya FC tidak hanya mengamankan keikutsertaan di Liga 2 musim ini, tetapi juga memberi sinyal positif bahwa klub siap bangkit dan kembali bersaing di papan atas. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *