BEKASI, viralsumsel.com – Sriwijaya FC kembali menelan hasil pahit setelah takluk 0-3 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Patriot Chandra Bhaga, Bekasi, Sabtu (25/4/2026).
Kekalahan ini semakin mempertegas keterpurukan Sriwijaya FC musim ini. Sementara itu, Garudayaksa FC justru semakin kokoh di puncak klasemen sementara berkat tambahan tiga poin penting.
Sejak menit awal, kedua tim mencoba tampil terbuka. Garudayaksa FC langsung memberikan ancaman melalui Everton Nascimento de Mendonca pada menit ketiga, namun upayanya masih mampu diblok lini pertahanan Sriwijaya FC. Tuan rumah mencoba merespons lewat sejumlah peluang dari Dheco Hari Zacky dan Ahmad Birrul Walidain, tetapi belum membuahkan hasil.
Babak pertama berjalan cukup ketat tanpa gol. Namun, momentum pertandingan berubah drastis selepas jeda. Garudayaksa FC langsung tancap gas dan membuka keunggulan pada menit ke-48 melalui gol Everton Nascimento de Mendonca.
Gol tersebut membuat permainan semakin terbuka. Sriwijaya FC berusaha mengejar ketertinggalan, tetapi justru kembali kebobolan pada menit ke-61. Kali ini giliran Muhammad Raihan Utama yang mencatatkan namanya di papan skor.
Tekanan dari Garudayaksa FC belum berhenti. Pada menit ke-71, Everton kembali mencetak gol keduanya dalam laga ini sekaligus memastikan keunggulan 3-0 bagi timnya.
Di sisa waktu pertandingan, Sriwijaya FC mencoba memperkecil ketertinggalan. Namun, upaya mereka selalu kandas di lini pertahanan lawan. Beberapa peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.
Laga ini juga diwarnai kartu kuning untuk Ananda Dhea Bagus Saputra dan Oscar Novangga dari kubu Sriwijaya FC, serta Christian Frydek dari pihak Garudayaksa FC.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 untuk kemenangan Garudayaksa FC tetap bertahan.
Hasil ini membuat Garudayaksa FC semakin mantap di puncak klasemen dengan 49 poin dari 26 pertandingan. Sementara Sriwijaya FC semakin terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi dua poin dari 26 laga, serta mencatatkan selisih gol yang sangat negatif.
Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Sriwijaya FC untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh demi memperbaiki performa di sisa kompetisi musim ini. (bbs)






