Risiko Terburuk dari Cahaya Lampu Strobo di Jalan Bagi Pengendara

Foto dok Astra Daihatsu

 


viralsumsel.com, JAKARTA-
Penggunaan strobo di jalan ternyata memiliki risiko bagi pengendara lain, terutama dari paparan cahaya lampu strobo tersebut. Risiko terburuk bisa berakibat fatal.

Marcell Kurniawan, Training Director Real Driving Centre (RDC) mengatakan lampu strobo bisa membuat seorang pengemudi bisa mengalami highway hypnotized, apalagi dalam kondisi lelah. Pengemudi bisa mengalami pusing dan membutuhkan waktu untuk memulihkan mata jika pengemudi sudah masuk usia senja.

“Bila ada lampu kelap kelip konstan, termasuk juga lampu hazard, seorang pengemudi dalam kondisi lelah dapat mengalami highway hypnotized, selain itu lampu yang terlalu menyilaukan, dapat menyebabkan kebutaan sesaat,” ucap Marcell.

“Setelah terpapar cahaya menyilaukan, pengemudi bisa kehilangan kontras dan butuh waktu untuk mata melakukan recovery, untuk kembali mampu melihat rata-rata kurang lebih 1,5 detik.” katanya.

Baca Juga :  Peringati Hari Lingkungan Hidup 2025, Pelindo Solusi Logistik Perkuat Komitmen Hijau Lewat Program Tanam Pohon Green Belt

“Dan semakin tua usia seseorang, akan semakin butuh waktu lama recovery-nya, bahkan bisa 3 kali lebih lama,” ucap Marcell.

“Maka dari itu, pengemudi sebaiknya mempersiapkan diri sebelum berkendara dengan istirahat cukup dan jangan memaksakan diri bila sudah lelah. Jangan sampai kena highway hypnotized,” kata Marcell.

Gerakan penolakan sirene dan strobo sedang ramai di media sosial. Istana telah mengimbau kepada pejabat untuk bijak dalam berkendara. Presiden RI Prabowo Subianto disebut jarang menggunakan pengawalan khusus tersebut dan tak jarang terkena macet.  (mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *