WROCLAW, viralsumsel.com – AC Milan menunjukkan mentalitas kuat setelah bangkit dari dua kali ketertinggalan untuk menaklukkan Manchester United dengan skor 4-2 dalam laga uji coba pramusim 2026/27 di Wroclaw Stadium, Polandia, Sabtu (15/8/2026).
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Manchester United sempat dua kali berada di depan melalui gol Harry Maguire dan Patrick Dorgu. Namun, AC Milan mampu merespons dengan empat gol yang masing-masing dicetak Samuel Chukwueze, Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos, dan Ruben Loftus-Cheek.
Laga tersebut juga memiliki cerita tersendiri bagi Ruben Amorim. Pelatih AC Milan itu untuk pertama kalinya berhadapan dengan Manchester United setelah sebelumnya meninggalkan klub Inggris tersebut menyusul pemecatan pada Januari 2026.
Maguire Buka Keunggulan Cepat
Manchester United tidak membutuhkan waktu lama untuk menciptakan keunggulan. Pertandingan baru berjalan dua menit ketika Setan Merah berhasil membuka skor.
Berawal dari sepak pojok yang dieksekusi Bruno Fernandes, Harry Maguire bergerak di depan gawang dan memenangkan duel udara. Sundulannya mengarah ke gawang Milan dan tidak mampu dihentikan Lorenzo Torriani.
Tertinggal cepat membuat Milan mencoba meningkatkan tekanan. Ruben Loftus-Cheek memperoleh dua peluang pada menit kedelapan dan ke-14.
Namun, kedua usaha tersebut belum membuahkan hasil. Senne Lammens mampu berdiri di posisi yang tepat dan menggagalkan peluang pemain Milan tersebut.
Manchester United kemudian mendapatkan kesempatan memperbesar keunggulan menjelang turun minum.
Pada menit ke-41, wasit menunjuk titik putih setelah Koni De Winter dinilai melakukan pelanggaran terhadap Youri Tielemans di area terlarang.
Bruno Fernandes dipercaya menjadi eksekutor. Kapten Manchester United tersebut mengarahkan tendangannya ke sisi kanan gawang, tetapi Torriani membaca arah bola dengan tepat.
Kiper muda Milan itu melakukan penyelamatan penting dan menjaga timnya tetap berada dalam pertandingan.
Chukwueze Samakan Kedudukan
Penyelamatan Torriani kemudian menjadi semakin berarti karena Milan berhasil mencetak gol penyeimbang sebelum babak pertama berakhir.
Pada menit ke-39, Samuel Chukwueze berhasil memanfaatkan bola yang diberikan Goncalo Ramos dari sisi kiri. Chukwueze kemudian menyelesaikan peluang tersebut menjadi gol.
Skor berubah menjadi 1-1 dan bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti.
Memasuki babak kedua, Manchester United kembali menunjukkan agresivitasnya. Hasilnya langsung terlihat ketika pertandingan memasuki menit ke-51.
Patrick Dorgu mencetak gol setelah memanfaatkan kesalahan pemain Milan saat melakukan backpass. Kesalahan tersebut membuat Dorgu mendapatkan ruang untuk menuntaskan peluang sekaligus membawa MU kembali unggul 2-1.
Namun, Milan kembali menunjukkan respons cepat.
Hanya enam menit berselang, Rossoneri berhasil menyamakan kedudukan melalui Alphadjo Cisse. Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka dan kedua tim semakin berani melakukan serangan.
Milan Berbalik Unggul
Momentum kemudian berpindah sepenuhnya ke kubu Milan. Chukwueze kembali memainkan peran penting dalam proses terciptanya gol ketiga.
Pada menit ke-68, pemain Milan tersebut melepaskan umpan silang ke area pertahanan Manchester United. Goncalo Ramos berada di posisi yang tepat untuk menyambut bola dengan sundulan.
Sundulan Ramos meluncur ke gawang Lammens dan mengubah kedudukan menjadi 3-2 untuk Milan.
Empat menit kemudian, Milan kembali menambah keunggulan.
Ruben Loftus-Cheek melakukan aksi individu dari sisi kanan. Ia menggiring bola hingga memasuki kotak penalti Manchester United sebelum melepaskan tembakan keras ke arah tiang dekat.
Lammens tidak mampu menjangkau bola tersebut. Milan pun menjauh dengan skor 4-2.
Manchester United mencoba mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan. Beberapa peluang berhasil diciptakan oleh para pemain Setan Merah, tetapi Torriani tampil semakin percaya diri di bawah mistar Milan.
Kiper muda tersebut beberapa kali melakukan penyelamatan untuk menjaga keunggulan timnya.
Hingga pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. AC Milan menang 4-2 atas Manchester United setelah tampil efektif dalam memanfaatkan momentum dan kesalahan lawan.
Kemenangan tersebut menjadi hasil positif bagi Milan dalam rangkaian persiapan menuju musim kompetisi 2026/27. Sebaliknya, Manchester United harus mengevaluasi lini pertahanan setelah dua kali kehilangan keunggulan dalam pertandingan tersebut.
Bagi Ruben Amorim, kemenangan ini juga menjadi momen penting karena berhasil mengalahkan mantan klubnya dalam pertemuan pertama sejak dirinya meninggalkan Manchester United. (bbs/ion)






