Cristiano Ronaldo Ungkap Firasat Penalti dan Penghormatan Emosional untuk Diogo Jota Usai Portugal Singkirkan Kroasia

VIRALSUMSEL.COM, TORONTO – Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, mengungkapkan kisah menarik sekaligus penuh emosi setelah membawa negaranya meraih kemenangan dramatis atas Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026.

Dalam laga yang berlangsung sengit di Toronto, Portugal berhasil membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 2-1 atas Kroasia. Namun di balik keberhasilan tersebut, Ronaldo mengaku telah memiliki firasat khusus beberapa jam sebelum pertandingan dimulai.

Megabintang berusia 41 tahun itu mengatakan dirinya merasa akan mendapatkan kesempatan mengeksekusi penalti dalam pertandingan tersebut. Karena keyakinan itu, ia bahkan mempersiapkan diri secara mental jauh sebelum laga dimulai.

Menurut Ronaldo, insting tersebut terus muncul sepanjang hari hingga akhirnya benar-benar menjadi kenyataan di lapangan. Ketika Portugal mendapatkan hadiah penalti, ia maju sebagai eksekutor dan sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Gol tersebut tidak hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga menjadi titik balik yang membangkitkan semangat seluruh skuad Portugal. Ronaldo mengaku sempat merasakan tekanan luar biasa saat berdiri di titik putih, namun ia memilih mempercayai insting dan pengalaman yang dimilikinya.

Penalti itu sekaligus menambah koleksi gol Ronaldo di putaran final Piala Dunia menjadi 11 gol, mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah turnamen terbesar sepak bola dunia.

Baca Juga :  Klasemen Sementara Grup I Piala Dunia 2026 Paska Norwegia Hancurkan Irak 4-1

Meski berhasil menang, Ronaldo mengakui Portugal sempat berada dalam situasi sulit setelah Kroasia lebih dahulu membuka keunggulan. Ia menilai lawannya tampil sangat disiplin dan mampu membuat Portugal kesulitan mengembangkan permainan.

Namun, kapten Selecao das Quinas tersebut memuji respons rekan-rekannya yang tidak kehilangan kepercayaan diri meski tertinggal. Menurutnya, semangat juang dan keyakinan menjadi faktor penting yang membantu Portugal membalikkan keadaan.

“Saya melihat tim terus berkembang sepanjang pertandingan. Setelah gol penyeimbang tercipta, kami semakin percaya diri dan mampu menciptakan peluang-peluang berbahaya. Pada akhirnya saya merasa kami pantas meraih kemenangan,” ujarnya.

Drama kemenangan Portugal semakin lengkap ketika Goncalo Ramos mencetak gol kemenangan pada masa injury time, hanya beberapa menit setelah Ronaldo ditarik keluar oleh pelatih.

Namun kemenangan tersebut ternyata memiliki makna yang jauh lebih mendalam bagi seluruh anggota skuad Portugal. Seusai pertandingan, Ronaldo terlihat mengenakan jersey bernomor punggung 21 sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang Diogo Jota.

Tanggal 3 Juli bertepatan dengan satu tahun peringatan wafatnya Jota, sosok yang pernah menjadi bagian penting bagi Portugal dan klub Inggris Liverpool.

Ronaldo mengungkapkan bahwa penghormatan tersebut telah dibahas seluruh pemain sebelum pertandingan berlangsung. Menurutnya, suasana ruang ganti dipenuhi emosi karena para pemain menyadari pentingnya momen tersebut.

Baca Juga :  Seri Nasional NYXS BLiSPI Cup 2022 Digeber, Persaingan ke Barcelona Dimulai

Ia menyebut kemenangan atas Kroasia terasa sangat spesial karena diraih pada hari yang memiliki makna emosional bagi seluruh skuad Portugal. Bukan hanya hasil akhirnya, tetapi juga cara mereka meraih kemenangan yang membuat malam itu begitu berkesan.

Selain penghormatan kepada Jota, pertandingan tersebut juga menghadirkan momen spesial bagi Ronaldo secara pribadi. Ia kembali bertemu mantan rekan setimnya di Real Madrid, Luka Modric.

Duel Portugal kontra Kroasia menjadi sorotan karena mempertemukan dua ikon sepak bola dunia yang sama-sama telah berusia di atas 40 tahun dalam ajang Piala Dunia.

Ronaldo menyampaikan rasa hormatnya kepada Modric yang dinilainya sebagai salah satu legenda terbesar sepak bola modern. Ia mengaku senang dapat kembali berbagi lapangan dengan gelandang Kroasia tersebut dalam pertandingan yang kemungkinan menjadi salah satu pertemuan terakhir mereka di panggung internasional.

Dengan kemenangan dramatis ini, Portugal melangkah ke Babak 16 Besar dengan kepercayaan diri tinggi. Sementara bagi Ronaldo, malam di Toronto bukan sekadar kemenangan sepak bola, melainkan juga perpaduan antara insting, penghormatan, persahabatan, dan emosi yang sulit dilupakan. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *