Andie Dinialdie Dorong Kader Golkar Muba Tak Hanya Aktif Saat Momentum Politik

SEKAYU, viralsumsel.com – Bupati Musi Banyuasin (Muba) H.M. Toha Tohet, SH mendorong seluruh elemen daerah untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Toha saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat (11/9/2026).

Bagi Bupati Toha, Musda tidak semestinya hanya dipandang sebagai agenda rutin untuk memilih dan menyusun kepengurusan organisasi. Lebih dari itu, forum Musda diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat konsolidasi sekaligus melahirkan gagasan yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Muba.

Ia berharap proses demokrasi internal Partai Golkar dapat berlangsung dengan mengedepankan sikap terbuka, kejujuran dan semangat kebersamaan. Kepengurusan yang nantinya terbentuk juga diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi sekaligus semakin dekat dengan masyarakat.

“Musda hendaknya tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi juga dapat menghasilkan gagasan dan kerja nyata yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Toha.

Pemkab Muba Terbuka Bangun Kolaborasi

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Toha menegaskan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terbuka terhadap kerja sama dengan berbagai elemen yang memiliki komitmen terhadap kemajuan daerah.

Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sehingga komunikasi dan sinergi dengan partai politik, lembaga legislatif, tokoh masyarakat, pemuda maupun kelompok masyarakat lainnya perlu terus diperkuat.

Baca Juga :  Pemkab Muba Cari Terobosan Pembiayaan Infrastruktur, Sekda Syafaruddin Ikuti Webinar Creative Financing KPBU

Kolaborasi tersebut dinilai dapat menjadi salah satu kekuatan untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan di Kabupaten Muba.

Selain pembangunan fisik, sinergi lintas elemen juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Toha juga berharap kepengurusan Partai Golkar Muba yang terpilih nantinya dapat mengambil peran konstruktif dalam pembangunan daerah. Kehadiran partai politik, menurutnya, bukan hanya berkaitan dengan dinamika politik, tetapi juga bagaimana menyerap aspirasi masyarakat dan ikut memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi.

Golkar Diminta Hadir di Tengah Masyarakat

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, menilai Musda XI Partai Golkar Muba mempunyai posisi penting dalam memperkuat organisasi di tingkat daerah.

Menurut Andie, Kabupaten Musi Banyuasin merupakan salah satu daerah yang memiliki peran strategis bagi Partai Golkar di Sumatera Selatan. Karena itu, konsolidasi internal perlu dilakukan secara berkelanjutan agar organisasi semakin solid dan mampu menjalankan fungsi politiknya secara optimal.

Namun, ia mengingatkan agar aktivitas kader tidak hanya terlihat ketika menghadapi momentum politik atau agenda pemilihan umum.

Andie mendorong seluruh kader Partai Golkar, termasuk para anggota legislatif, untuk lebih aktif turun ke lapangan. Kader diharapkan mampu mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat, memahami kebutuhan warga dan kemudian memperjuangkannya melalui jalur politik maupun kelembagaan yang tersedia.

Baca Juga :  GP Ansor Muba Menyala! Pengurus Baru Diminta Jadi Kader Militan, Cerdas, dan Penjaga Kerukunan

“Jangan sampai kader hanya hadir ketika momentum politik berlangsung. Kader harus terus berada di tengah masyarakat, mendengar aspirasi dan ikut memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat,” kata Andie.

Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Muba

Andie juga mengajak seluruh kader Partai Golkar Muba membangun komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Muba serta DPRD. Menurutnya, hubungan yang baik antara kekuatan politik, pemerintah daerah dan masyarakat akan menjadi modal penting untuk mendorong percepatan pembangunan.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan tidak terbatas pada unsur pemerintahan dan partai politik. Tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta berbagai kelompok masyarakat lainnya perlu dilibatkan dalam proses pembangunan.

Dengan demikian, aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat dapat menjadi bagian dari pembahasan dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.

Musda XI Partai Golkar Muba pun diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas internal sekaligus memperluas kontribusi organisasi bagi masyarakat.

Bagi Pemkab Muba, keterlibatan seluruh elemen daerah menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang lebih cepat dan merata. Sementara bagi Partai Golkar, penguatan kader dan kedekatan dengan masyarakat menjadi modal untuk memastikan organisasi tetap relevan dengan kebutuhan daerah.

Sinergi antara pemerintah, partai politik, legislatif dan masyarakat pada akhirnya diharapkan mampu menghadirkan program pembangunan yang lebih responsif, memperbaiki pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin. (dev/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *