VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba), Abdur Rohman Husen, menegaskan pentingnya penguatan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Muba Energi Maju Berjaya (Perseroda) Tahun Buku 2025 yang digelar di Kantor Perwakilan Kabupaten Musi Banyuasin di Palembang, Kamis (25/6/2026).
Dalam forum yang dihadiri jajaran direksi, komisaris, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait itu, Wabup Abdur Rohman Husen memberikan sejumlah catatan strategis terkait arah pengembangan perusahaan, khususnya dalam optimalisasi sektor minyak dan gas bumi (migas) yang menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Musi Banyuasin.
Menurutnya, keberadaan PT Muba Energi Maju Berjaya memiliki peran penting sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah yang diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Apresiasi Kinerja dan Dividen untuk Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Abdur Rohman memberikan apresiasi terhadap capaian kinerja PT Muba Energi Maju Berjaya selama tahun buku 2025.
Ia menilai perusahaan daerah tersebut berhasil menunjukkan kinerja positif dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), menyelesaikan berbagai kewajiban perusahaan, serta memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah daerah melalui pembagian dividen.
PT Muba Energi Maju Berjaya tercatat memberikan dividen sebesar Rp8 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, sebuah capaian yang dinilai menjadi indikator positif bagi kesehatan perusahaan.
Meski demikian, Wabup mengingatkan bahwa pencapaian tersebut tidak boleh membuat perusahaan berpuas diri. Menurutnya, tantangan sektor energi ke depan akan semakin kompleks sehingga dibutuhkan tata kelola yang semakin baik dan profesional.
Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas
Abdur Rohman menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas harus menjadi fondasi utama dalam setiap pengambilan keputusan perusahaan.
Ia meminta agar komunikasi antara direksi, komisaris, dan pemegang saham terus diperkuat sehingga seluruh kebijakan strategis dapat dibahas secara terbuka dan komprehensif.
Menurutnya, setiap rencana bisnis maupun kebijakan investasi yang akan dijalankan perusahaan harus disampaikan secara jelas agar seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama terhadap arah pengembangan perusahaan.
Dengan komunikasi yang baik, keputusan yang diambil akan lebih terukur, tepat sasaran, dan mampu meminimalkan berbagai potensi risiko di masa mendatang.
“Setiap kebijakan strategis dan rencana usaha harus dibahas secara terbuka sehingga keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan informasi yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Fokus Optimalkan Potensi Migas
Selain penguatan tata kelola perusahaan, Wabup Muba juga menyoroti pentingnya percepatan pengelolaan Participating Interest (PI) atau hak partisipasi daerah pada sejumlah wilayah kerja migas yang memiliki potensi besar.
Menurutnya, sektor migas masih menjadi salah satu sumber pendapatan strategis yang dapat memberikan manfaat besar bagi daerah apabila dikelola secara optimal.
Beberapa wilayah kerja migas yang menjadi perhatian antara lain Jambi Merang, Blok Rimau, South Sumatera, hingga Blok Koridor.
Abdur Rohman menilai percepatan pengelolaan PI pada wilayah-wilayah tersebut sangat penting untuk meningkatkan penerimaan daerah sekaligus memperkuat kapasitas fiskal Kabupaten Musi Banyuasin dalam mendukung berbagai program pembangunan.
“Kami berharap Muba Energi terus tumbuh sebagai BUMD yang sehat, profesional, transparan, dan mampu menjadi motor penggerak peningkatan PAD demi kesejahteraan masyarakat Muba,” ujarnya.
Direksi Paparkan Potensi Pendapatan Daerah
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Muba Energi Maju Berjaya, H. Donny, menyampaikan komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan daerah melalui pengelolaan sektor migas dan Participating Interest.
Dalam paparannya, direksi menjelaskan berbagai potensi penerimaan yang dapat diperoleh Kabupaten Musi Banyuasin dari sejumlah wilayah kerja migas yang saat ini sedang dikembangkan.
Potensi tersebut berasal dari PI Blok Rimau, Jambi Merang, South Sumatera, hingga Blok Koridor yang dinilai memiliki prospek cukup menjanjikan dalam meningkatkan kontribusi terhadap PAD pada tahun-tahun mendatang.
Menurut manajemen perusahaan, penguatan sektor energi daerah menjadi salah satu fokus utama yang akan terus didorong agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Dihadiri Sejumlah Pejabat Daerah
RUPS PT Muba Energi Maju Berjaya Tahun Buku 2025 turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.
Di antaranya Plt Asisten II Setda Muba Akhmad Toyibir, Kepala Bappeda H. Mursalin, Kepala BPKAD Riki Junaidi, Kepala Disnakertrans Herryandi Sinulingga, Plt Kepala BPPRD Noor Yosepth Zaath, Plt Kepala DLH Oktarizal, Kabag SDA Rangga Perdana Putera, Kabag Perekonomian Adi Manopo, Kabag Kerja Sama Irfan, Kabag Hukum Yunita, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa, serta Direktur Utama PT Muba Energi Maju Berjaya H. Donny beserta jajaran.
Melalui RUPS tersebut, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin berharap PT Muba Energi Maju Berjaya dapat terus berkembang menjadi BUMD yang mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan PAD, serta kesejahteraan masyarakat di Bumi Serasan Sekate. (dev)











