SEKAYU, VIRALSUMSEL.COM – Gerakan Pramuka Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) memasuki babak baru pembinaan generasi muda. Sebanyak 308 pengurus Pramuka dari tujuh Kwartir Ranting (Kwarran) resmi dilantik dan dikukuhkan untuk masa bakti 2026–2029 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Stable Berkuda Sekayu, Rabu (17/6/2026).
Pelantikan serentak tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan konsolidasi organisasi kepramukaan di tingkat kecamatan guna mendukung pembentukan generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan berdaya saing.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Plt Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Musi Banyuasin, Dr. Drs. H. Iskandar Syahrianto, M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial organisasi, melainkan bentuk komitmen bersama dalam melanjutkan pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Menurut Iskandar, setiap jabatan yang diemban dalam organisasi Pramuka merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Pelantikan ini bukan hanya seremoni, tetapi momentum memperkuat komitmen bersama untuk membina generasi muda. Jabatan yang diemban bukan sekadar kehormatan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara organisasi, moral, bahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.
Ia menambahkan, pelantikan serentak tujuh Kwartir Ranting memiliki nilai strategis karena mencerminkan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan sinergitas antarwilayah dalam mengembangkan Gerakan Pramuka yang lebih maju dan bermanfaat bagi masyarakat.
Adapun tujuh Kwartir Ranting yang dilantik secara bersamaan meliputi Sekayu, Lawang Wetan, Sungai Keruh, Jirak Jaya, Batanghari Leko, Lais, dan Babat Supat.
Kepada para pengurus yang baru dilantik, Iskandar berpesan agar segera menyusun program kerja yang realistis namun visioner, serta mampu menjawab kebutuhan peserta didik di tingkat gugus depan.
“Jangan hanya berorientasi pada kegiatan seremonial. Fokuslah pada pembinaan peserta didik, peningkatan kompetensi pembina, penguatan administrasi organisasi, dan kegiatan yang mampu menarik minat generasi muda.
Jadikan Kwartir Ranting sebagai pusat pelayanan dan pengembangan kepramukaan di wilayah masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengurus sebelumnya yang telah menyelesaikan masa baktinya serta berharap tetap memberikan kontribusi bagi kemajuan Gerakan Pramuka di Musi Banyuasin.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Lendy Adiansyah, S.STP menjelaskan bahwa Kwartir Ranting memiliki peran penting dalam menggerakkan dan mengendalikan aktivitas kepramukaan di tingkat kecamatan.
“Gerakan Pramuka di tingkat Kwartir Ranting merupakan ujung tombak pembinaan generasi muda. Karena itu, keberadaan pengurus yang solid dan aktif sangat diperlukan untuk menjalankan fungsi organisasi secara optimal,” katanya.
Lendy menyebutkan, total peserta yang mengikuti pelantikan mencapai 308 orang, terdiri dari unsur Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), pengurus Kwarran, dan Dewan Kerja Ranting (DKR) dari tujuh kecamatan.
Dengan dilantiknya ratusan pengurus baru tersebut, Gerakan Pramuka Musi Banyuasin diharapkan semakin aktif dalam membina karakter generasi muda, menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, serta semangat kebangsaan demi mendukung terwujudnya Muba Maju Lebih Cepat. (bbs)






