Bupati Muba Sambut Kajati Sumsel, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum dan Selamatkan Aset Daerah Rp127 Miliar

SEKAYU, VIRALSUMSEL.COM – Komitmen memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum kembali ditegaskan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Hal tersebut terlihat saat Bupati Muba M Toha Tohet menyambut kunjungan kerja Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Ketut Sumedana di Kantor Kejaksaan Negeri Muba, Rabu (10/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, kejaksaan, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan efektivitas penegakan hukum di Kabupaten Musi Banyuasin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, Kajari Muba Aka Kurniawan, Sekda Muba Syafaruddin, serta sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda lainnya.

Pemkab Muba Dukung Penguatan Fasilitas Penegak Hukum

Dalam sambutannya, Bupati Toha menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus berkomitmen mendukung peningkatan fasilitas dan infrastruktur bagi institusi penegak hukum sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, dukungan terhadap instansi vertikal, termasuk Kejaksaan Negeri Muba, merupakan langkah strategis dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan memastikan pelayanan hukum dapat berjalan optimal.

“Pemkab Muba berkomitmen mendukung pengembangan sarana dan prasarana instansi vertikal, termasuk Kejaksaan Negeri Muba. Ini merupakan bentuk sinergi nyata untuk meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat,” ujar Toha.

Ia menambahkan, hubungan antara Pemkab Muba dan Kejari Muba selama ini tidak hanya sebatas koordinasi formal, tetapi telah berkembang menjadi kemitraan strategis dalam berbagai aspek pemerintahan.

Kolaborasi tersebut mencakup pendampingan hukum terhadap program-program pemerintah daerah, pelaksanaan tugas Jaksa Pengacara Negara (JPN), hingga penyelesaian berbagai persoalan hukum yang muncul di lapangan.

Baca Juga :  Pemkab Muba Gandeng BAZNAS Salurkan Beasiswa dan Bantuan Sosial di Kecamatan Babat Supat

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak Kajati Sumsel. Kehadiran beliau menjadi semangat baru untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum,” katanya.

Resmikan Sejumlah Fasilitas Baru di Kejari Muba

Pada kesempatan yang sama, Bupati Toha juga memberikan apresiasi atas hadirnya sejumlah fasilitas baru di lingkungan Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin.

Fasilitas tersebut meliputi Gedung Barang Milik Negara (BMN), Klinik Kejaksaan, Perpustakaan Adhyaksa, serta Kantin Kejaksaan Negeri Muba yang diharapkan dapat menunjang kinerja dan pelayanan institusi kepada masyarakat.

Keberadaan fasilitas tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang lebih modern, nyaman, dan profesional.

Tantangan Hukum di Muba Masih Kompleks

Sementara itu, Kajari Muba Aka Kurniawan mengungkapkan bahwa Kabupaten Musi Banyuasin masih menghadapi berbagai persoalan hukum yang cukup kompleks.

Beberapa di antaranya meliputi tindak pidana narkotika, kasus pencurian, konflik pertanahan, hingga aktivitas pengeboran minyak ilegal atau illegal drilling yang selama ini menjadi perhatian serius berbagai pihak.

Menurutnya, penanganan berbagai persoalan tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan seluruh unsur Forkopimda.

“Koordinasi lintas sektor terus kami perkuat sesuai tugas dan kewenangan masing-masing untuk menghadapi berbagai tantangan hukum yang ada di Musi Banyuasin,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Muba atas dukungan yang selama ini diberikan melalui hibah daerah untuk mendukung operasional dan pembangunan fasilitas Kejaksaan Negeri Muba.

Baca Juga :  Muba Siap Perkuat Peran Daerah dalam Kebijakan Energi

Namun demikian, Aka mengungkapkan bahwa mulai tahun 2027 mendatang, Kejari Muba tidak lagi menerima hibah dari pemerintah daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi keuangan daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang selama ini diberikan Pemkab Muba dalam menunjang pelayanan institusi Kejaksaan,” katanya.

Kejaksaan Berhasil Selamatkan Aset Daerah Senilai Rp127 Miliar

Dalam kunjungan tersebut, Kajati Sumsel Ketut Sumedana menegaskan bahwa tujuan utama kunjungan kerjanya adalah memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kejaksaan dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan serta penegakan hukum di Sumatera Selatan.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Negeri Muba atas keberhasilan menyelamatkan aset daerah berupa lahan perkebunan seluas sekitar 600 hektare dengan nilai mencapai Rp127 miliar.

Aset tersebut nantinya akan dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin untuk dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.

Menurut Ketut, keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen kuat Kejaksaan dalam menjaga dan mengamankan aset negara agar tidak hilang atau dikuasai pihak yang tidak berhak.

“Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen Kejaksaan dalam menjaga aset negara dan mengembalikannya untuk kepentingan masyarakat. Sinergi seperti ini harus terus dijaga demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tegasnya.

Kunjungan kerja Kajati Sumsel ke Musi Banyuasin diharapkan semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, sekaligus memperkuat upaya bersama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *