MUSI BANYUASIN, viralsumsel.com — Suasana religius dan penuh keakraban mewarnai pelaksanaan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Musalla Al-Istiqomah, RT 04 Dusun 6, Desa Srimulyo, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).
Ratusan masyarakat tampak antusias menghadiri kegiatan yang berlangsung di halaman rumah Ustaz Ahid Jamaluddin tersebut. Selain memperingati Maulid Nabi, kegiatan juga dirangkaikan dengan Istighosah Rutin Ranting Nahdlatul Ulama (NU) serta Selawatan dan Manaqib Syekh Abdul Qadir Al-Jailani RA.
Kegiatan keagamaan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperlihatkan kuatnya kolaborasi antara ulama, pemerintah dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang religius di tingkat desa.
Sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Musi Banyuasin Kyai Abdur Rahman Husen bersama istri, Camat Tungkal Jaya Muksin, S.Pd.I., Kapolsek Tungkal Jaya IPTU Imamsyah, S.H., Danramil Bayung Lencir Lettu Inf. Apriatna Wijaya, Anggota DPRD Muba Edi Hariyanto, S.H., serta Kepala Desa Srimulyo Muhammad Su’ud.
Turut hadir jajaran pengurus MWC NU, Ranting NU, Muslimat NU dan Fatayat NU yang ikut mendukung rangkaian kegiatan tersebut.
Gotong Royong Jadi Kekuatan Kegiatan Keagamaan
Ketua Panitia, Akbar Firmansyah, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Srimulyo dan seluruh pihak yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan.
Ia secara khusus mengapresiasi para donatur, termasuk Sugiarto, yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan acara.
Menurut Akbar, tingginya partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan menjadi gambaran adanya kebersamaan yang terus terjaga di Desa Srimulyo.
Ia menilai hubungan yang harmonis antara ulama dan umara merupakan modal penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai dan sejahtera.
“Sinergi antara ulama dan umara harus terus dijaga melalui kegiatan yang memberikan nilai positif. Semoga semakin banyak kegiatan keagamaan dan sosial yang digelar, sehingga Desa Srimulyo menjadi desa yang aman, makmur dan sejahtera,” ujarnya.
Majelis Ilmu Diharapkan Membawa Keberkahan
Sementara itu, tuan rumah sekaligus shahibul hajah, Ustaz Ahid Jamaluddin, S.Pd.I., M.Pd., menyambut baik kehadiran Wakil Bupati Muba beserta jajaran dan seluruh masyarakat yang hadir.
Menurutnya, terselenggaranya kegiatan tersebut tidak terlepas dari kekompakan masyarakat bersama pengurus Ranting NU Desa Srimulyo.
Ia berharap majelis ilmu, selawatan, istighosah dan manaqib yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi sarana memperkuat tali persaudaraan.
“Kebersamaan masyarakat dengan pengurus Ranting NU membuat kegiatan pengajian ini dapat terlaksana. Semoga ilmu yang diperoleh malam ini membawa keberkahan, memberikan manfaat dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Ustaz Ahid.
Wabup Muba: Pengajian Bawa Ketenangan bagi Masyarakat
Apresiasi juga disampaikan Wakil Bupati Musi Banyuasin Kyai Abdur Rahman Husen. Ia memberikan penghargaan kepada Ranting NU dan Pemerintah Desa Srimulyo yang dinilai konsisten menghidupkan syiar Islam melalui berbagai kegiatan keagamaan.
Menurutnya, keberadaan pengajian, kajian keislaman, selawatan, istighosah dan manaqib dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus mempererat hubungan antarsesama.
Ia menilai kegiatan keagamaan yang rutin dilaksanakan di desa dapat menciptakan suasana sosial yang lebih sejuk dan harmonis.
“Ketika kegiatan pengajian, kajian, selawatan dan istighosah terus hidup di tengah masyarakat, suasana desa akan terasa lebih tenang dan damai. Semoga majelis ini semakin menguatkan iman serta memberikan ketenangan bagi hati kita,” kata Abdur Rahman.
Wakil Bupati juga berharap tradisi keagamaan tersebut terus dipertahankan dan dikembangkan sehingga memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat.
KH Khoirul Yasa Bahas Cara Mengangkat Derajat di Hadapan Allah
Puncak kegiatan diisi tausiyah agama yang disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Blitar, Drs. KH. Khoirul Yasa’ atau KH. Khoirul Yaqien.
Ceramah tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan diselingi humor yang santun sehingga pesan keagamaan lebih mudah diterima jamaah. Tausiyah juga diiringi lantunan selawat dari tim Kanzus Sholawat.
Dalam ceramahnya, KH Khoirul Yasa mengupas sejumlah pesan yang bersumber dari hadis mengenai perkara-perkara yang dapat mengangkat derajat seorang hamba di hadapan Allah SWT.
Salah satu pesan yang ditekankan adalah pentingnya memiliki sikap bijaksana atau aris, mampu mengendalikan emosi dan tidak mudah terpancing dalam menghadapi persoalan.
Menurutnya, kemampuan mengendalikan diri merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan yang harmonis, baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Ia juga mengingatkan jamaah agar semakin bijak memanfaatkan perkembangan teknologi. Kemajuan teknologi dan media digital harus digunakan secara bertanggung jawab serta tidak menjadi sumber konflik dalam rumah tangga maupun hubungan sosial.
Pesan tersebut menjadi semakin relevan di tengah kehidupan masyarakat yang semakin dekat dengan teknologi dan media sosial. Kebijaksanaan dalam menggunakan teknologi dinilai penting agar kemajuan zaman tetap berjalan seiring dengan nilai agama dan keharmonisan keluarga.
Kegiatan Tabligh Akbar di Musalla Al-Istiqomah pun ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Selain menjadi momentum memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, silaturahmi dan sinergi antara masyarakat, ulama serta pemerintah.
Konsistensi kegiatan keagamaan di Desa Srimulyo diharapkan terus menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius, harmonis dan saling peduli, sekaligus memperkuat suasana aman dan kondusif di Kabupaten Musi Banyuasin. (dev/ion)






