Cegah Risiko ISPA, Dinkes Muba Bagikan 1.000 Masker kepada Masyarakat

MUSI BANYUASIN, viralsumsel.com — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari risiko gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Salah satu upaya tersebut dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Muba dengan membagikan sebanyak 1.000 masker kepada masyarakat dan pengguna jalan di depan Kantor Dinkes Muba, Senin (24/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi sekaligus perlindungan kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan saluran pernapasan. Penggunaan masker dinilai penting terutama ketika masyarakat beraktivitas di lingkungan yang berpotensi meningkatkan paparan debu, asap, maupun polutan lainnya.

Plt Kepala Dinkes Muba Ardiansyah melalui Sekretaris Dinkes Muba, Prima Karolina, SKM., M.Si., bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Lilia Rosa, SE., M.Kes., turun langsung dalam kegiatan tersebut.

Turut terlibat Ketua Tim Kerja Penyakit Tidak Menular (PTM), Epih, SKM., M.Si., beserta jajaran Dinkes Muba.

Prima menjelaskan, pembagian masker tidak semata-mata bertujuan memberikan alat pelindung kepada masyarakat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan pernapasan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Menurutnya, masker dapat menjadi salah satu bentuk perlindungan sederhana yang dapat digunakan masyarakat ketika berada di lingkungan dengan risiko gangguan kualitas udara.

Baca Juga :  Pemkab Muba Perkuat Reformasi Birokrasi, Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Politeknik STIA LAN Bandung

“Penggunaan masker merupakan salah satu langkah perlindungan yang bisa dilakukan masyarakat sesuai dengan kondisi lingkungan. Kami juga mengingatkan warga agar tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta membiasakan pola hidup bersih dan sehat,” ujar Prima.

Pembagian Masker Dilakukan Serentak di Puskesmas

Upaya perlindungan kesehatan tersebut tidak hanya dilakukan di depan Kantor Dinkes Muba. Prima mengatakan, sesuai arahan Kepala Dinas Kesehatan Muba, pembagian masker dan edukasi kepada masyarakat juga dilaksanakan secara serentak di seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Muba.

Langkah tersebut dilakukan agar pesan mengenai pentingnya menjaga kesehatan pernapasan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

“Selain kegiatan di depan Kantor Dinkes, kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di seluruh puskesmas di Kabupaten Muba. Harapannya, edukasi dan perlindungan kesehatan bisa semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Dinkes Muba juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan gejala yang berkaitan dengan gangguan pernapasan. Warga yang mengalami keluhan seperti batuk, pilek, sesak atau gangguan pernapasan lainnya diimbau segera memeriksakan kondisi kesehatan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Selain menggunakan masker ketika diperlukan, masyarakat juga diminta menjaga kebersihan tangan, lingkungan tempat tinggal, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Langkah pencegahan tersebut dinilai penting karena menjaga kesehatan pernapasan tidak hanya bergantung pada pelayanan medis ketika seseorang sudah sakit, tetapi juga melalui kesadaran masyarakat dalam mengurangi faktor risiko sejak awal.

Baca Juga :  Jalinteng Rusak, Pemkab Muba Desak Percepatan Perbaikan: BBPJN Masih Tahap Persiapan Tender

Bupati Toha: Kesehatan Masyarakat Jadi Prioritas

Sementara itu, Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH., memberikan apresiasi terhadap langkah yang dilakukan jajaran Dinkes Muba.

Menurutnya, kegiatan pembagian masker merupakan bentuk konkret perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Pemerintah, kata Toha, akan terus mendorong berbagai langkah preventif agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan.

“Kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Muba untuk bersama-sama menjaga kesehatan, menggunakan masker ketika diperlukan dan membiasakan pola hidup bersih serta sehat,” tegas Toha.

Ia berharap kesadaran masyarakat terhadap pencegahan gangguan kesehatan semakin meningkat. Upaya pemerintah, menurutnya, akan lebih efektif apabila mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat.

Gerakan pembagian masker ini sekaligus menunjukkan bahwa pencegahan penyakit dapat dilakukan melalui langkah sederhana yang melibatkan pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama.

Dengan pembagian masker di tingkat kabupaten hingga puskesmas, Pemkab Muba berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan pernapasan sekaligus mampu mengambil langkah pencegahan ketika kondisi lingkungan berisiko terhadap kesehatan. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *