Bupati Toha Hadiri Haflah Tahfizh Al-Mubarokah, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qur’ani di Muba

SEKAYU, viralsumsel.com — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan Islam dan pembinaan generasi muda berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Hal itu ditegaskan langsung Bupati Muba HM Toha Tohet SH saat menghadiri Haflah Tahfizh V dan Haflah Takhrij I Pondok Pesantren Al-Mubarokah di Desa Babat Banyuasin, Kecamatan Babat Supat, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Komplek Putri Pondok Pesantren Al-Mubarokah tersebut berlangsung penuh khidmat dan haru. Ratusan wali santri, tokoh agama, hingga masyarakat turut menyaksikan prosesi wisuda para santri tahfizh yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an mereka.

Momentum tersebut menjadi catatan penting bagi Pondok Pesantren Al-Mubarokah yang untuk pertama kalinya melaksanakan Haflah Takhrij sekaligus Haflah Tahfizh ke-5 sejak berdiri enam tahun lalu.

Dalam sambutannya, Bupati Toha memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus pondok pesantren, ustaz, ustazah, serta orang tua santri yang telah berkontribusi besar dalam membentuk generasi Qur’ani di Kabupaten Musi Banyuasin.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas terselenggaranya Haflah Tahfizh ke-5 dan Haflah Takhrij pertama Pondok Pesantren Al-Mubarokah. Ini bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi bukti nyata keberhasilan pesantren dalam melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan mencintai Al-Qur’an,” ujar Toha.

Baca Juga :  Lowongan Kerja Lulusan SMP Dibuka di Muba, Khusus Perempuan Segera Daftar Sebelum 14 Mei

Bupati Muba mengaku bangga melihat para santri yang mampu menjaga hafalan Al-Qur’an di usia muda. Menurutnya, para hafizh dan hafizhah bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi cahaya bagi masyarakat dan daerah.

Ia pun berpesan kepada seluruh santri agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber inspirasi dalam menuntut ilmu maupun mengabdi kepada bangsa dan daerah.

“Jadikan Al-Qur’an sebagai penerang hati dan pedoman dalam menjalani kehidupan. Semoga ilmu yang didapat menjadi bekal untuk membawa manfaat bagi agama, masyarakat, dan daerah,” pesannya.

Selain itu, Toha juga memberikan penghormatan kepada pimpinan pondok pesantren yang memilih kembali mengabdi di kampung halaman setelah menempuh pendidikan hingga luar daerah bahkan luar negeri.

Menurutnya, dedikasi tersebut menjadi teladan penting dalam membangun pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman di Kabupaten Musi Banyuasin.

“Terima kasih kepada para pimpinan pondok pesantren yang tetap memilih pulang dan mengabdi untuk mendidik anak-anak di daerah ini. Pengabdian seperti inilah yang sangat dibutuhkan dalam membangun generasi masa depan yang religius dan berkarakter,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati Toha menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki posisi strategis dalam menjaga moral dan karakter generasi muda di tengah tantangan perkembangan zaman.

Baca Juga :  WASPADA PENIPUAN! Akun Facebook An “Haji Toha” Gunakan Foto Bupati Muba, Dipastikan Palsu Alias Akun HOAX

Karena itu, Pemkab Muba berkomitmen terus mendukung keberadaan pesantren sebagai mitra penting pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlakul karimah.

“Pemerintah Kabupaten Muba akan terus mendukung keberadaan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan strategis dalam mencetak generasi Qur’ani yang unggul, mandiri, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Mubarokah KH Muhammad Siddiq Asmara LC MHI menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Haflah Tahfizh dan Haflah Takhrij tahun ini.

Ia menjelaskan, sebanyak 27 santri mengikuti Haflah Takhrij angkatan pertama, sementara 109 santri lainnya diwisuda dalam Haflah Tahfizh.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi sejarah penting bagi Pondok Pesantren Al-Mubarokah yang kini memasuki usia ke-6 tahun.

“Ini adalah kebanggaan besar bagi kami. Semoga para santri yang diwisuda hari ini dapat menjadi generasi yang membawa keberkahan dan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Muba Haji Ahmadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muba Yayan SE MM, Kabag Kesra H Opi Palopi, Camat Babat Supat Musmulyadi, Kapolsek Babat Supat IPTU Agung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para kepala desa setempat. (dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *