Persik Kediri Tambah Bek Timnas Guinea-Bissau, Marcelo Djalo Siap Jadi Tembok Kokoh Macan Putih

KEDIRI, viralsumsel.com – Persik Kediri terus memperkuat komposisi tim menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. Sektor pertahanan menjadi salah satu perhatian utama Macan Putih dengan mendatangkan bek berpengalaman asal Guinea-Bissau, Marcelo Djalo.

Kehadiran Marcelo Djalo melengkapi perekrutan bek asal Korea Selatan, Park Jun Heong, yang sebelumnya lebih dulu bergabung. Dengan dua pemain belakang berpostur tinggi tersebut, Persik Kediri berharap memiliki lini pertahanan yang semakin solid untuk menghadapi ketatnya persaingan kompetisi yang dijadwalkan mulai September mendatang.

Marcelo Djalo bukan nama asing di sepak bola internasional. Pemain yang kini berusia 32 tahun itu lahir di Barcelona, Spanyol, dan memiliki perjalanan karier yang cukup panjang di sejumlah kompetisi Eropa maupun Asia.

Saat masih berada dalam fase pembinaan, Marcelo Djalo pernah menjadi bagian dari akademi klub raksasa Spanyol, Real Madrid, pada periode 2009 hingga 2012. Setelah memasuki jenjang profesional, ia kemudian memperkuat sejumlah klub di Spanyol, termasuk Granada dan Girona.

Pengalamannya kemudian berlanjut ke Italia. Marcelo Djalo sempat menjadi bagian dari Juventus pada musim 2014/2015, sehingga memiliki kesempatan merasakan atmosfer kompetisi Serie A.

Perjalanan kariernya tidak berhenti di Eropa. Pemain bertubuh jangkung tersebut juga pernah bermain di Thailand dengan memperkuat Buriram United dan Uthai Thani.

Baca Juga :  Debut Johnny Jansen di Liga Indonesia, Bali United Siap Sambut Persik Kediri

Meski lahir dan tumbuh di Barcelona, Marcelo Djalo memilih memperkuat Tim Nasional Guinea-Bissau di level internasional. Ia menjalani debut bersama negara tersebut pada 2019 dan hingga kini telah mengoleksi 14 caps internasional.

Kini, pengalaman panjang tersebut akan dibawa Marcelo Djalo ke Indonesia bersama Persik Kediri. Sang pemain mengaku tertarik dengan tantangan baru sekaligus perkembangan sepak bola Indonesia yang dinilainya semakin kompetitif.

“Saya suka tantangan baru. Saya melihat sepak bola Indonesia sangat berkembang dan kompetisinya juga semakin ketat. Persik Kediri merupakan tim yang memiliki target serta visi yang bagus. Saya siap menjalani tantangan baru bersama Persik Kediri dan saya percaya semuanya akan berjalan dengan baik,” ujar Marcelo Djalo.

Pemain berusia 32 tahun itu juga memiliki ambisi besar untuk memberikan kontribusi maksimal bagi Macan Putih. Ia ingin menggunakan pengalaman yang dimilikinya untuk membantu Persik memperbaiki pencapaian pada musim sebelumnya.

“Saya ingin membantu tim dengan seluruh pengalaman dan kemampuan yang saya miliki. Saya bertekad memberikan seratus persen tenaga untuk mencapai target klub. Saya yakin dengan dukungan seluruh elemen tim, misi tersebut dapat terwujud,” tegasnya.

Baca Juga :  Manchester City Taklukkan Real Madrid 2-1, Naik ke Peringkat Empat Fase Liga Liga Champions

Duet Menara Kembar di Pertahanan Persik

Kedatangan Marcelo Djalo membuat Persik Kediri kini memiliki opsi menarik di jantung pertahanan. Ia berpotensi berduet dengan Park Jun Heong sebagai tembok utama Macan Putih pada musim mendatang.

Kedua pemain tersebut memiliki postur tubuh di atas 1,9 meter. Kondisi itu menjadi modal penting bagi Persik, terutama ketika menghadapi lawan yang mengandalkan permainan bola-bola atas dan penyerang dengan postur tinggi.

Kehadiran dua bek jangkung juga diharapkan mampu meningkatkan kekuatan Persik dalam situasi bola mati, baik ketika bertahan maupun saat membantu serangan.

Dengan pengalaman Marcelo Djalo di sejumlah kompetisi Eropa dan Asia, ditambah kemampuan Park Jun Heong dalam mengawal lini belakang, Persik Kediri kini memiliki kombinasi pengalaman dan kekuatan fisik yang menjanjikan.

Macan Putih pun diharapkan mampu tampil lebih konsisten pada musim 2026/2027. Target untuk memperbaiki pencapaian musim sebelumnya menjadi tantangan yang harus dijawab Marcelo Djalo bersama seluruh pemain Persik Kediri.

Kehadiran pemain berpengalaman seperti Marcelo Djalo sekaligus menunjukkan keseriusan Persik dalam membangun skuad yang kompetitif. Persaingan di lini belakang pun diprediksi semakin ketat sebelum kompetisi resmi dimulai. (lib/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *