Derby Sumsel Panas, Nilmaizar Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Sriwijaya FC

PALEMBANG, viralsumsel.com — Atmosfer panas dipastikan kembali menyelimuti Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, saat Derby Sumatera Selatan jilid II mempertemukan Sumsel United kontra Sriwijaya FC pada lanjutan pekan ke-17 Pegadaian Championship 2025/26, Sabtu (24/1/2026) pukul 15.30 WIB.

Laga penuh gengsi ini diprediksi berlangsung sengit sejak menit pertama. Selain rivalitas kedaerahan, pertandingan juga sarat kepentingan bagi kedua tim yang sama-sama mengincar hasil maksimal demi memperbaiki posisi di klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat.

Menghadapi tekanan besar dari ribuan pendukung tuan rumah, Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, menegaskan bahwa anak asuhnya telah siap secara mental. Menurutnya, atmosfer intimidatif bukan hal baru bagi skuad Sumsel United yang sebelumnya telah merasakan kerasnya dukungan suporter fanatik di sejumlah stadion lawan.

“Para pemain kami sudah cukup terbiasa bermain di bawah tekanan suporter tuan rumah. Sebelumnya kami juga menghadapi tim dengan basis pendukung besar seperti PSMS Medan dan PSPS Pekanbaru. Jadi secara mental, kami siap,” ujar Nilmaizar.

Baca Juga :  Sriwijaya FC Bakal Gelar Latihan Perdana Agustus

Derby Sumsel jilid II ini menjadi ujian konsistensi bagi Sumsel United yang saat ini bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 27 poin dari 16 pertandingan. Posisi tersebut membuat Sumsel United masih berada dalam jalur persaingan papan atas.

Sebaliknya, Sriwijaya FC datang dengan tekanan berbeda. Laskar Wong Kito masih terpuruk di posisi ke-10 klasemen sementara dengan koleksi dua poin dari jumlah laga yang sama. Bermain di hadapan publik sendiri, Sriwijaya FC dipastikan tampil habis-habisan demi menjaga harga diri dan memperbaiki performa.

Nilmaizar menyampaikan bahwa timnya telah menjalani rangkaian persiapan dengan baik, termasuk sesi official training jelang pertandingan. Ia memastikan kondisi pemain secara umum berada dalam keadaan prima, meski beberapa nama harus absen akibat akumulasi kartu kuning.

“Alhamdulillah, persiapan berjalan lancar. Kondisi pemain cukup baik dan siap bertanding. Memang ada beberapa pemain yang tidak bisa turun karena akumulasi kartu, tetapi secara keseluruhan tim tetap siap,” jelas pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut.

Baca Juga :  Empat Atlet Lolos Paralymliade di Tokyo 2021, NPCI Sumsel Dapat Suntikan Moril dari Gubernur

Menghadapi Sriwijaya FC, Sumsel United telah mematangkan strategi dari berbagai aspek, mulai dari fisik, taktik, hingga mental bertanding. Hasil imbang 1-1 pada pertemuan pertama dijadikan bahan evaluasi untuk melakukan pembenahan.

“Kami belajar banyak dari pertemuan sebelumnya. Yang terpenting, pemain harus tetap fokus, disiplin menjalankan instruksi, dan tidak kehilangan konsentrasi,” tegas Nilmaizar.

Ia juga mengingatkan bahwa laga derby kerap sulit diprediksi karena faktor emosi dan tensi tinggi di lapangan. Oleh karena itu, Sumsel United diminta tampil tenang, solid, dan tidak terpancing provokasi.

“Derby selalu berbeda. Situasi bisa berubah cepat. Kuncinya tetap fokus dan kerja sama tim,” pungkasnya.

Dengan persiapan matang dan mental teruji, Sumsel United siap menghadapi tekanan besar demi membawa pulang hasil positif dari Derby Sumatera Selatan jilid II. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *