Belajar dari Krisis Musim Lalu, Persela Lamongan Pastikan Finansial Musim Ini Sangat Aman

LAMONGAN, viralsumsel.com — Pengalaman Persela Lamongan yang sempat berada dalam bayang-bayang persoalan finansial setelah pergantian manajemen pada musim sebelumnya menjadi pelajaran penting bagi klub berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

Memasuki musim kompetisi kali ini, Persela Lamongan berusaha melakukan pembenahan secara menyeluruh. Di bawah pengelolaan manajemen baru, berbagai aspek klub diperbaiki, termasuk sektor finansial yang menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan tim selama menjalani kompetisi.

Upaya pembenahan tersebut mulai menunjukkan hasil. Manajemen Persela memastikan kondisi keuangan klub untuk musim ini berada dalam keadaan sehat dan aman. Bahkan, kebutuhan finansial tim disebut telah dipersiapkan untuk menopang perjalanan Persela selama satu musim ke depan.

Kondisi tersebut tentu menjadi kabar positif bagi para pemain dan seluruh elemen tim. Sebab, kestabilan finansial menjadi salah satu faktor yang dapat membantu klub menjalani kompetisi dengan lebih tenang, tanpa harus terganggu persoalan di luar lapangan.

Salah satu faktor yang membuat kondisi keuangan Persela semakin kuat adalah meningkatnya dukungan dari sponsor. Pada Rabu (26/8/2026), manajemen Persela telah memperkenalkan tiga sponsor utama yang akan menjadi bagian dari perjalanan klub pada musim ini.

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah. Manajemen Persela menyebut sejumlah sponsor lainnya juga akan diperkenalkan dalam waktu dekat.

Sponsor Jadi Bagian Penting Ekosistem Klub

Chief Financial Officer (CFO) Persela Lamongan, Pradita Aditya, mengatakan dukungan sponsor memiliki posisi penting dalam membangun ekosistem klub sepak bola yang sehat sekaligus berkelanjutan.

Baca Juga :  Kendal Tornado FC Perpanjang Tren Kemenangan Usai Taklukkan PSS Sleman

Menurutnya, sebuah klub tidak bisa hanya mengandalkan performa di lapangan untuk berkembang. Keberadaan klub juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak yang memiliki kepentingan dan tujuan bersama, termasuk para sponsor.

Karena itu, kerja sama antara Persela dan sponsor dipandang sebagai hubungan yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Klub mendapatkan dukungan untuk memperkuat operasional dan pengelolaan tim, sedangkan sponsor memperoleh ruang untuk memperkuat eksistensi serta brand mereka melalui kerja sama dengan klub. “Ini mutualisme. Kita bisa maju bersama,” ujar Pradita.

Ia menilai kehadiran sponsor bukan sekadar persoalan pendanaan bagi Persela. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan bersama sehingga klub semakin kuat dan pihak yang memberikan dukungan juga memperoleh manfaat yang sepadan.

“Tidak hanya Persela yang semakin kuat, tetapi brand atau sponsor yang mendukung kita juga semakin kuat,” lanjutnya.

Pemain Diminta Fokus Hadapi Kompetisi

Kepastian kondisi finansial juga menjadi perhatian manajemen karena berkaitan langsung dengan ketenangan tim dalam menghadapi kompetisi. Pradita memastikan persoalan keuangan Persela untuk musim ini telah berada dalam kondisi yang aman.

Bahkan, informasi mengenai kondisi finansial klub tersebut telah disampaikan secara langsung kepada para pemain. Dengan adanya kepastian tersebut, pemain diharapkan dapat mengalihkan seluruh konsentrasi mereka pada persiapan dan pertandingan.

Baca Juga :  Asa Persipal FC untuk Lolos ke Babak 8, Pertandingan Terakhir Harus Menang

“Kalau musim ini benar-benar aman, sangat aman. Itu sudah saya sampaikan kepada pemain bahwa semuanya sudah aman,” tegas Pradita.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari komitmen manajemen baru untuk membangun Persela dengan fondasi yang lebih kuat. Pengalaman dari musim sebelumnya menjadi evaluasi agar persoalan finansial tidak kembali mengganggu perjalanan klub.

Manajemen kini tidak hanya berfokus membangun kekuatan skuad, tetapi juga memastikan aspek pendukung klub berjalan secara sehat. Salah satunya melalui penguatan kerja sama komersial dengan sponsor.

Bertambahnya sponsor yang masuk diharapkan dapat memberikan ruang lebih besar bagi Persela dalam mengelola kebutuhan klub sepanjang musim. Apalagi, kompetisi membutuhkan persiapan dan pembiayaan yang konsisten, baik untuk operasional tim maupun berbagai kebutuhan lainnya.

Dengan kondisi finansial yang diklaim aman serta dukungan sponsor yang terus bertambah, Persela Lamongan memasuki musim baru dengan fondasi yang lebih siap. Manajemen berharap stabilitas tersebut dapat menjadi modal bagi Laskar Joko Tingkir untuk fokus mengejar target kompetitif di lapangan.

Pada akhirnya, kekuatan sebuah klub tidak hanya ditentukan oleh pemain dan hasil pertandingan. Pengelolaan manajemen, stabilitas finansial, serta dukungan stakeholder juga menjadi bagian penting dalam membangun klub yang mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *