Banner Iklan Pemprov Sumsel Vaksin Booster

Iklan OKI
Banner Iklan HUT Pemkab Muba 2022
Kepala Dinas Disnakertrans Kabupaten OKI, Sudiyanto Dja'far buka pelatihan kejuruan menjahit, komputer dan pendingin AC, kemarin (29/8/2022). Foto : viralsumsel.com/fir
Kepala Dinas Disnakertrans Kabupaten OKI, Sudiyanto Dja'far buka pelatihan kejuruan menjahit, komputer dan pendingin AC, kemarin (29/8/2022). Foto : viralsumsel.com/fir

Disnakertrans OKI Gelar Pelatihan Kejuruan Menjahit, Komputer dan Pendingin AC Selama 30 Hari

“80 Persen Praktek, Sudiyanto Dja’far Minta Peserta Terapkan di Lapangan*

viralsumsel.com, KAYUAGUNG –  Dari 150 pendaftar hanya 48 peserta yang berhasil lolos mengikuti pelatihan kejuruan menjahit, komputer dan pendingin AC selama 30 hari. Pelatihan ini sebagai dasar mereka mendapat ilmu keterampilan karena 80 persen praktek.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sudiyanto Dja’far mengungkapkan, kegiatan ini akan dilakukan setiap tahun dan evaluasinya bagus mereka ada yang bekerja di instansi dan juga bekerja di lingkungan rumahnya sendiri. “Karena 80 persen praktek pelatihan ini harus serius diikuti,” terangnya kepada sejumlah awak media, kemarin (29/8/2022).

Karena jadi bekal mereka nantinya bisa dipraktekkan di lapangan. Jangan setelah ikut pelatihan ini selesai tidak ada tindak lanjutnya maka akan menjadi sia-sia. Manfaatkan waktu sebulan untuk serius mengasah keterampilan yang diberikan instruktur.

Baca Juga :   Kebut Habiskan Vaksin Covovax, Kodim 0402/OKI Sambangi Daerah Pesisir Air Sugihan

Karena banyak sekali yang ingin ikut pelatihan ini tapi karena gagal persyaratan administrasi maka tidak bisa bergabung. Selain mendapat sertifikat peserta juga akan mendapat uang saku selama pelatihan. Peserta yang ikut ini bukan dari kalangan pelajar atau yang terikat kerja ditempat lain.

Jadi mereka yang ikut memang murni belum mendapat pekerjaan tapi sedikit mengetahui tentang keterampilan yang diikutinya. Setidaknya nanti kalau belum diterima di perusahaan mereka menjadi pekerja rumah tangga membuka non formal kalau penjahit bisa permak levis, atau lainnya yang akhirnya bisa menghasilkan.

Disinggung jumlah angka pengangguran di OKI, sambung Yanto sebenarnya sudah terserap 80 persen. Hanya saja sayangnya anggapan masyarakat bekerja itu bekerja d instansi saja.  Padahal bekerja itu di instansi dan non instansi karena misalnya mereka membuka bengkel sendiri dan menghasilkan uang itu sudah bekerja.

Baca Juga :   Kapolri Tinjau Vaksinasi di GOR Biduk Kajang OKI

Terpisah Kepala UPTD BLK, Titik S SPd menambahkan, pelatihan SDM harus dimanfaatkan dengan baik oleh para mereka yang  belum mendapat kesempatan menjadi tenaga ahli terampil,n dari kegiatan ini dapat menjadi bekal menjadi tenaga terampil berkembang jadi tenaga ahli sehingga akan menciptakan lapangan dan kesempatan kerja. (fir)

Iklan OKI

Check Also

BKSAP DPR RI saat kegiatan Sosialisasi Diplomasi Parlemen bertema "Urgensi SDGs dan Momentum Parliamentary Speakers Summit P20 Indonesia 2022di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Senin 26 September 2022. Foto : viralsumsel.com/dev

BKSAP Dorong Pembangunan di OKI Selaras Kerangka SDGs

viralsumsel.com, OKI – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Diplomasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *