Distribusi Beras ASN Sumsel Tembus 100 Persen

PALEMBANG, viralsumsel.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, menghadiri rapat evaluasi pendistribusian beras Tahun Anggaran 2025 sekaligus membahas persiapan penyaluran beras untuk Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar di Hotel Swarna Dwipa, Selasa (3/3/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, Mersi Windrayani, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam pemaparannya, Mersi menjelaskan bahwa realisasi pendistribusian beras pada Tahun Anggaran 2025 berhasil disalurkan secara penuh atau mencapai 100 persen. Berdasarkan data distribusi sejak 2019 hingga 2025, tren penyaluran beras kepada aparatur sipil negara (ASN) di Sumatera Selatan relatif stabil.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, total penyaluran beras tercatat sebesar 2.292.572 kilogram. Angka ini sedikit mengalami penurunan sekitar 9,48 persen dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 2.532.546 kilogram. Sementara itu, secara kumulatif sejak 2019 hingga 2025, total pendistribusian beras telah mencapai 18.746.498 kilogram.

Mersi menegaskan bahwa mekanisme distribusi beras untuk Tahun Anggaran 2026 direncanakan masih menggunakan pola yang sama seperti tahun sebelumnya.

“Kami masih menggunakan mekanisme yang diterapkan pada 2025. Harapannya, penyaluran beras tahun ini dapat berjalan lancar tanpa kendala hingga akhir tahun,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov Sumsel Percepat Flyover JPL 99 untuk Tingkatkan Keselamatan Transportasi

Ia juga menambahkan bahwa selama delapan tahun program berjalan, penyaluran beras bagi ASN di Sumatera Selatan secara umum berlangsung baik dan memberikan manfaat bagi para penerima. Ke depan, pihaknya akan memperkuat penertiban administrasi ASN guna memastikan validitas data penerima sekaligus menjaga kesiapan stok dan ketersediaan beras.

Apresiasi untuk OPD Pendukung Program

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada sejumlah OPD yang dinilai memiliki kontribusi terbaik dalam mendukung kelancaran distribusi beras selama tahun 2025. Tiga instansi yang menerima apresiasi tersebut antara lain: Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Selatan, Inspektorat Provinsi Sumatera Selatan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi OPD lainnya untuk terus meningkatkan dukungan terhadap program penyaluran beras di masa mendatang.

Program Beras ASN Dukung Petani Lokal

Sementara itu, Sekda Sumsel Edward Candra dalam sambutannya menegaskan bahwa program penyaluran beras bagi ASN telah berjalan selama delapan tahun sejak awal kepemimpinan Herman Deru sebagai Gubernur Sumatera Selatan.

Menurutnya, kebijakan tersebut sejak awal dirancang tidak hanya untuk membantu kebutuhan pangan ASN, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mendukung penyerapan hasil panen petani lokal di Sumatera Selatan.

Baca Juga :  BFI Finance Siapkan Total Hadiah Ratusan Juta Rupiah & Reward Trip untuk Showroom Produktif

“Sejak awal masa kepemimpinan Gubernur Herman Deru, kebijakan pemberian beras bagi ASN sudah diinisiasi dengan memanfaatkan produksi beras dari petani lokal. Program ini diharapkan bisa membantu kebutuhan ASN sekaligus mendorong kesejahteraan petani,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut dinilai relevan karena Sumatera Selatan saat ini termasuk dalam tiga provinsi dengan produksi beras terbesar di Indonesia.

Selain itu, pemerintah daerah juga secara rutin melakukan pengendalian inflasi daerah setiap pekan, di mana komoditas beras menjadi salah satu komponen utama yang terus dipantau.

Edward Candra juga menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog atas komitmennya dalam menyediakan beras berkualitas bagi ASN di Sumatera Selatan.

“Atas nama Gubernur Sumsel, kami menyampaikan terima kasih kepada Bulog yang telah konsisten mendukung penyediaan beras berkualitas bagi ASN. Kerja sama ini sangat penting dan akan terus kita jaga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, selama bulan suci Ramadan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga memperkuat upaya stabilisasi harga pangan melalui program Gerakan Pangan Murah yang turut didukung oleh Bulog. Program tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus membantu daya beli masyarakat. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *