Safari Ramadan di Masjid An Nur Bank Mandiri, Sekda Sumsel Soroti Program Ketahanan Pangan

PALEMBANG, viralsumsel.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, menghadiri kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Masjid An Nur Kantor Wilayah Bank Mandiri Palembang, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan nilai ibadah selama bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Edward Candra menyampaikan bahwa program Safari Ramadan telah menjadi tradisi tahunan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan setiap kali memasuki bulan suci. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana memperkuat hubungan antara pemerintah dengan masyarakat maupun mitra kerja, tetapi juga sebagai momentum memperdalam nilai-nilai spiritual selama Ramadan.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang karena dinilai memiliki manfaat besar, baik dari sisi sosial maupun keagamaan.

Menurut Edward Candra, Safari Ramadan juga menjadi ruang untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak, termasuk dunia perbankan yang selama ini ikut berperan dalam mendukung program pembangunan di Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan apresiasi kepada Bank Mandiri yang dinilai aktif mendukung berbagai program strategis pemerintah daerah, salah satunya program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

Baca Juga :  Desa Bailangu Muba Wakili Sumsel sebagai Nominasi Program Desa Cantik Tingkat Nasional

Edward Candra menyebutkan bahwa dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, sangat penting untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan.

“Kami mengapresiasi dukungan Bank Mandiri yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempercepat pencapaian program pembangunan daerah,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengajak para jemaah yang hadir untuk meningkatkan kualitas ibadah, terutama karena Ramadan telah memasuki sepuluh hari terakhir yang memiliki keutamaan besar bagi umat Islam.

Sementara itu, Kepala Regional II Sumatera II PT Bank Mandiri, Arief Mochtar, menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan seperti yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memiliki makna yang sangat positif.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mempererat hubungan silaturahmi antara pemerintah, institusi, dan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan nilai ibadah selama bulan Ramadan.

Ia mengingatkan bahwa menjaga hubungan silaturahmi merupakan ajaran penting dalam Islam yang diyakini dapat membawa keberkahan, termasuk kelapangan rezeki dan umur yang penuh manfaat.

Arief Mochtar berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan dampak positif bagi kebersamaan serta memperkuat hubungan antarinstansi.

Baca Juga :  Halalbihalal Pemprov Sumsel, Herman Deru Ajak ASN Maknai Efisiensi sebagai Kontribusi Nyata untuk Negara

“Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal bagi kita semua dan membawa keberkahan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, tausiah disampaikan oleh Windo Putra Wijaya. Dalam ceramahnya, ia mengajak para jemaah untuk memaksimalkan ibadah di sepuluh malam terakhir Ramadan.

Ia menggambarkan fase akhir Ramadan sebagai momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan amal ibadah, terutama karena terdapat malam yang sangat istimewa, yakni malam Lailatul Qadar.

Menurutnya, malam tersebut memiliki keutamaan luar biasa karena nilai ibadah di dalamnya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan.

“Sekarang kita sudah berada di fase penutup Ramadan. Ini saat yang tepat untuk memperbaiki dan menyempurnakan ibadah yang mungkin sebelumnya belum maksimal,” ungkapnya.

Kegiatan Safari Ramadan tersebut juga dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan serta jajaran manajemen Bank Mandiri. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dengan diisi tausiah keagamaan, doa bersama, dan silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para jemaah yang hadir. (win)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *