Dra. Hj. Rita Suryani Dilantik sebagai Penasehat Pengda IKS PI Kera Sakti Sumsel, Resmi Sandang Gelar Pendekar Tingkat 2

viralsumsel.com, MADIUN – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Hj. Rita Suryani, M.H, resmi menyandang gelar Pendekar (Warga Tingkat 2) setelah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) di Padepokan IKS PI Kera Sakti Pusat, Madiun, Jawa Timur.

Tak hanya itu, dalam momen bersejarah tersebut, dirinya juga dilantik sebagai Penasehat Pengurus Daerah (Pengda) IKS PI Kera Sakti Sumatera Selatan oleh Ketua Umum IKS PI Kera Sakti, pada Jumat, 19 April 2025.

Momen ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi bela diri itu di Sumatera Selatan. Rita menyampaikan, keikutsertaannya dalam UKT Tingkat 2 bukan hanya sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan diri dan organisasi, tetapi juga sebagai upaya memperdalam ilmu dan filosofi yang diajarkan IKS PI Kera Sakti.

“Dari UKT ini, banyak ilmu yang kami dapatkan langsung dari para senior dan guru. Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya pribadi maupun untuk pengembangan organisasi di daerah,” ujar Rita kepada awak media, Rabu (23/4/2025).

Dalam pelaksanaan UKT yang berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, peserta diuji tidak hanya dalam kemampuan teknik bela diri, tetapi juga penghayatan terhadap nilai-nilai luhur perguruan, semangat kebersamaan, dan loyalitas terhadap organisasi.

Bagi Rita, momen tersebut menjadi pembuktian bahwa semangat belajar dan berkontribusi tidak mengenal usia atau jabatan.

Pelantikan Penasehat Pengda Sumsel oleh Ketua Umum

Dalam rangkaian acara tersebut, Rita Suryani juga dilantik sebagai Penasehat Pengda IKS PI Kera Sakti Sumatera Selatan. Pelantikan ini menjadi simbol kepercayaan tinggi dari pengurus pusat kepada sosok perempuan yang dikenal aktif dalam berbagai organisasi sosial dan kemasyarakatan tersebut.

Baca Juga :  Ex Simbels Tak Gentar Hadapi Tim Bertabur Bintang Bhayangkara SFC

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum yang telah memberikan kepercayaan dan melantik saya secara langsung sebagai Pendekar dan Penasehat. Ini merupakan amanah besar yang akan saya jalankan sebaik mungkin,” ucap Rita, penuh rasa syukur.

Dengan pelantikan ini, diharapkan peran Rita akan semakin menguatkan sinergi antara pengurus pusat dan daerah dalam membangun IKS PI Kera Sakti yang lebih kokoh di Sumatera Selatan, baik dari sisi pembinaan anggota, pengembangan karakter, maupun kontribusi sosial.

Tanam Pohon Duku, Simbol Cinta Alam dan Warisan Sumsel

Tak hanya kegiatan bersifat internal organisasi, momen di padepokan pusat juga diisi dengan aksi penghijauan sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan. Salah satu yang mencuri perhatian adalah penanaman pohon duku asal Kabupaten OKU, Sumatera Selatan oleh Pengda Sumsel.

Pohon duku yang dikenal sebagai buah khas daerah tersebut, ditanam di area padepokan sebagai simbol dari kehadiran dan kontribusi Sumsel dalam membangun masa depan yang hijau dan harmonis.

“Penanaman ini menjadi bentuk cinta kami terhadap alam. Dengan langkah kecil ini, kita ingin bumi semakin bersahabat dengan manusia,” jelas Rita.

Ia menambahkan, duku yang ditanam memiliki filosofi tersendiri—selain buahnya yang manis dan isinya kecil, jika kelak berbuah, tanaman ini bisa bermanfaat bagi seluruh warga padepokan dan masyarakat sekitar.

“Ini kami persembahkan sebagai kenang-kenangan dari Pengda Sumsel untuk padepokan pusat. Semoga pohon ini tumbuh subur, sebagaimana harapan kami agar IKS PI Kera Sakti semakin besar dan melahirkan banyak generasi penerus,” lanjutnya.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Pilih Tempuh Jarak 40 Kilometer dari Hotel ke Stadion, Cegah Kejadian Non Teknis

Filosofi dalam Penghijauan dan Semangat Persaudaraan

Aksi penanaman pohon ini memiliki makna mendalam. Dalam ajaran IKS PI Kera Sakti, menjaga harmoni dengan alam menjadi bagian dari falsafah hidup yang harus dijunjung tinggi oleh setiap anggotanya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh pendekar dan warga perguruan agar terus menumbuhkan semangat peduli lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.

Rita menilai, penghijauan adalah simbol regenerasi, harapan, dan pertumbuhan. Sama halnya dengan organisasi bela diri yang harus terus bertumbuh melalui kaderisasi yang kuat dan berkelanjutan.

“Kami ingin IKS PI Kera Sakti di Indonesia semakin besar, meluas, dan punya banyak anak didik yang kelak bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Komitmen untuk Kemajuan IKS PI Kera Sakti di Sumsel

Sebagai Penasehat Pengda, Rita berkomitmen untuk terus mendampingi para pengurus dan anggota dalam upaya memajukan organisasi.

Pengalaman dan jejaring yang dimilikinya di legislatif dan berbagai kegiatan sosial akan dimaksimalkan untuk mendorong peningkatan kualitas SDM dan kegiatan pembinaan bela diri yang berdampak luas.

Dengan pelantikan ini, harapan baru muncul untuk menjadikan IKS PI Kera Sakti di Sumatera Selatan sebagai organisasi bela diri yang tidak hanya tangguh dalam fisik, tetapi juga berjiwa sosial dan cinta damai. (asa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *