PALEMBANG, viralsumsel.com – Di tengah krisis finansial yang masih membelit Sriwijaya FC, secercah harapan datang dari para pemain yang memilih bertahan dan siap berjuang untuk lambang Elang Andalas.
Salah satunya adalah Asep Suherman, bek kiri kelahiran Pesawaran tahun 1998, yang dengan tegas menyatakan komitmen dan kecintaannya kepada klub kebanggaan Sumatera Selatan tersebut.
Asep menegaskan bahwa dirinya siap memberikan segalanya demi Sriwijaya FC, meski kondisi tim sedang tidak ideal.
“Saya akan bekerja keras dan bermain dengan penuh rasa cinta untuk Sriwijaya FC,” ujarnya singkat, namun penuh makna.
Sriwijaya FC saat ini memang berada dalam situasi sulit. Krisis finansial yang tak kunjung usai membuat belasan pemain memilih hengkang dari Palembang.
Eksodus tersebut meninggalkan lubang besar dalam komposisi tim, baik dari segi teknis maupun mental, menjelang lanjutan Pegadaian Championship 2025/26.
Namun, di tengah keterpurukan itu, muncul semangat baru dari para pemain putra daerah yang siap turun tangan menyelamatkan Laskar Wong Kito. Pada laga pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/26 melawan FC Bekasi City, Jumat (16/1/2026) malam pukul 19.00 WIB di Stadion Patriot Candrabhaga, Sriwijaya FC berpeluang diperkuat empat pemain yang membawa semangat lokal dan loyalitas tinggi.
Keempat pemain tersebut adalah M Arsy Pratama asal Maskarebet, Roby Andyka dari Gandus, Tyak/Dwi Setiawan dari Belitang, serta Asep Suherman yang berasal dari Lampung. Mereka telah resmi didaftarkan untuk memperkuat Sriwijaya FC pada putaran kedua kompetisi dan kini menunggu instruksi manajemen untuk segera bergabung dengan skuat Elang Andalas yang tengah berada di Bekasi.
Manajer tim Sriwijaya FC, Eko Saputro, memastikan peluang keempat pemain tersebut untuk tampil sangat terbuka. Menurutnya, kondisi tim yang minim pemain justru memberi kesempatan besar bagi para putra daerah untuk menunjukkan kemampuan dan dedikasi mereka di level kompetisi nasional.
“Insya Allah sudah bisa,” ujar Eko Saputro, memberikan sinyal positif terkait kemungkinan debut mereka bersama Sriwijaya FC.
Kehadiran Asep Suherman dan rekan-rekannya diharapkan mampu menambah kedalaman skuat sekaligus menghadirkan energi baru di ruang ganti.
Lebih dari sekadar kebutuhan teknis, mereka membawa semangat perjuangan dan kecintaan terhadap klub yang menjadi identitas sepak bola Sumatera Selatan.
Di tengah badai krisis, tekad pemain-pemain seperti Asep Suherman menjadi bukti bahwa Sriwijaya FC masih memiliki harapan.
Selama masih ada pemain yang mau berjuang dengan hati, Laskar Wong Kito diyakini tidak akan mudah tumbang. (bbs)






