Gelandang Jepang Daichi Kamada Bongkar Mentalitas Tim Saat Tertinggal dari Belanda

VIRALSUMSEL.COM – Gelandang Timnas Jepang, Daichi Kamada, menilai keberhasilan Blue Samurai menahan imbang Belanda dengan skor 2-2 pada laga pembuka Grup F Piala Dunia FIFA 2026 menjadi bukti kuatnya karakter dan mentalitas timnya.

Pemain yang turut berperan dalam gol penyama kedudukan Jepang itu mengungkapkan bahwa sebelum pertandingan dimulai, seluruh pemain telah sepakat untuk setidaknya membawa pulang satu poin dari laga menghadapi salah satu tim unggulan Eropa tersebut.

Menurut Kamada, target minimal tersebut berhasil dicapai meskipun pertandingan berjalan sangat sulit dan penuh tekanan sejak menit-menit awal.

“Sebelum pertandingan kami sudah berbicara bahwa setidaknya harus mendapatkan satu poin dari laga ini. Pertandingannya memang tidak mudah, tetapi kami mampu memperlihatkan apa yang telah dipersiapkan sebelumnya dan akhirnya berhasil meraih hasil yang kami butuhkan,” ujar Kamada.

Dalam pertandingan tersebut, Jepang harus bekerja keras karena dua kali tertinggal dari Belanda. Namun semangat juang yang tinggi membuat Blue Samurai mampu bangkit dan menyamakan kedudukan hingga laga berakhir dengan skor 2-2.

Kamada menilai hasil tersebut menjadi cerminan karakter kuat yang dimiliki skuad Jepang saat ini. Ia mengakui tidak mudah menghadapi tim sekaliber Belanda yang memiliki kualitas pemain kelas dunia di setiap lini.

Baca Juga :  PSG Tersandung di Kandang, Persaingan Puncak Liga Prancis Makin Panas

Menurutnya, ketika menghadapi lawan kuat, ketertinggalan satu gol sering kali dapat berkembang menjadi kekalahan dengan margin yang lebih besar apabila tim kehilangan fokus dan kepercayaan diri.

“Ketika menghadapi tim kuat seperti Belanda, jika tertinggal 1-0 maka pertandingan bisa saja berkembang menjadi 2-0 atau bahkan 3-0. Karena itu saya merasa hasil ini menunjukkan bahwa tim kami memiliki mental yang kuat dan tidak mudah menyerah,” katanya.

Gelandang berusia 29 tahun tersebut juga menegaskan bahwa keberhasilan meraih hasil imbang tidak membuat Jepang cepat berpuas diri. Ia mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap fokus menghadapi pertandingan berikutnya yang akan sangat menentukan langkah Blue Samurai menuju fase gugur.

Kamada mengaku pengalaman pahit pada Piala Dunia sebelumnya masih menjadi pelajaran berharga bagi Jepang. Saat itu, mereka sempat tampil menjanjikan namun gagal meraih hasil yang diharapkan pada pertandingan kedua fase grup.

Baca Juga :  Nil Maizar Waspadai Pelatih Baru Garudayaksa FC Jelang Duel Kontra Sumsel United

Pengalaman tersebut kini menjadi motivasi tambahan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang di Piala Dunia 2026.

“Kami pernah mengalami pertandingan kedua yang mengecewakan pada Piala Dunia sebelumnya. Karena itu kali ini kami ingin tampil lebih baik, meraih kemenangan, dan segera memastikan tempat di babak berikutnya,” tegasnya.

Pernyataan Kamada mencerminkan ambisi besar Jepang untuk melangkah lebih jauh di turnamen kali ini. Meski berhasil mencuri satu poin dari Belanda, target utama Blue Samurai tetap meraih kemenangan pada laga berikutnya demi memperbesar peluang lolos ke fase gugur.

Hasil imbang melawan Belanda memang menjadi modal positif bagi Jepang. Namun persaingan di Grup F masih sangat terbuka sehingga setiap pertandingan memiliki arti penting dalam menentukan nasib masing-masing tim.

Dengan semangat juang yang ditunjukkan saat menghadapi Belanda, Jepang kini semakin percaya diri untuk menghadapi laga selanjutnya. Blue Samurai berharap dapat mengubah satu poin berharga tersebut menjadi pijakan menuju tiket Babak 32 Besar Piala Dunia FIFA 2026. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *