Handry Pratama Putra Awali Reses di Desa Tanjung Ali OKI, Serap Aspirasi Warga untuk Perjuangkan Program Pembangunan

OKI, viralsumsel.com – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Fraksi Partai Demokrat, H. Handry Pratama Putra, S.E., memulai rangkaian kegiatan reses Masa Sidang VI Tahun Anggaran 2026 dengan mengunjungi Desa Tanjung Ali, Kecamatan Sirah Pulau Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (3/7/2026).

Kunjungan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut menjadi agenda pertama dalam pelaksanaan reses yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 10 Juli 2026 di daerah pemilihannya, yakni Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel III yang meliputi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Kehadiran legislator yang akrab disapa H. Tama itu disambut antusias masyarakat. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog secara langsung sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi, usulan, dan persoalan yang mereka hadapi di lingkungan masing-masing.

Handry Pratama Putra Awali Reses di Desa Tanjung Ali OKI, Serap Aspirasi Warga untuk Perjuangkan Program Pembangunan
Handry Pratama Putra Awali Reses di Desa Tanjung Ali OKI, Serap Aspirasi Warga untuk Perjuangkan Program Pembangunan. FG : viralsumsel.com /ril

Dalam sambutannya, H. Tama menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas konstitusional setiap anggota DPRD untuk kembali ke daerah pemilihan, bertemu masyarakat, serta menyerap berbagai aspirasi yang nantinya akan diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumsel Hadiri Silaturahmi dan Safari Ramadhan Tahun 2025 yang Digelar Wali Kota Palembang

Menurutnya, reses bukan hanya agenda seremonial, tetapi menjadi sarana penting untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Melalui kegiatan reses ini, kami ingin mendengar langsung berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami tampung dan menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah agar dapat diwujudkan melalui program pembangunan maupun penganggaran,” ujar H. Tama.

Ia menjelaskan, berbagai masukan yang diterima selama reses akan dihimpun sebagai Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Sumatera Selatan. Selanjutnya, usulan tersebut akan menjadi salah satu bahan dalam pembahasan program pembangunan daerah sesuai dengan skala prioritas dan kemampuan anggaran pemerintah.

Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan di desa serta berbagai persoalan yang diharapkan mendapat perhatian pemerintah.

Baca Juga :  Rapat Paripurna XV DPRD Sumsel, Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD Provinsi Sumsel Tahun 2024
Handry Pratama Putra Awali Reses di Desa Tanjung Ali OKI, Serap Aspirasi Warga untuk Perjuangkan Program Pembangunan
Handry Pratama Putra Awali Reses di Desa Tanjung Ali OKI, Serap Aspirasi Warga untuk Perjuangkan Program Pembangunan. FG : viralsumsel.com /ril

H. Tama memastikan seluruh usulan warga dicatat secara menyeluruh untuk kemudian dibahas pada forum-forum resmi di DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

Ia juga mengajak masyarakat agar terus aktif memberikan masukan dan menjaga komunikasi dengan wakil rakyat sehingga setiap program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat. Karena itu, kami berharap komunikasi seperti ini terus terjalin sehingga berbagai kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan secara maksimal,” katanya.

Suasana reses berlangsung hangat dan penuh dialog. Warga Desa Tanjung Ali tampak antusias menyampaikan berbagai masukan secara langsung kepada wakil rakyat mereka.

Melalui kegiatan reses ini diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat antara masyarakat dengan anggota legislatif, sehingga kebijakan pembangunan di Sumatera Selatan, khususnya di Kabupaten OKI dan Kabupaten Ogan Ilir, semakin tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat desa. (*)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *