PALEMBANG, viralsumsel.com – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini di Kota Palembang digelar khidmat dengan mengusung tema “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya”.
Bertempat di Lapangan Utama Kwartir Pramuka, KM 5 Palembang, Rabu (1/10), upacara tersebut menjadi momentum refleksi kebangsaan sekaligus ajakan bagi generasi muda untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, yang bertindak sebagai pembina upacara menegaskan pentingnya Pancasila sebagai dasar dan pedoman hidup bangsa Indonesia. Menurutnya, generasi muda, khususnya Gen Z, memiliki peran besar dalam menjaga dan mengamalkan Pancasila di tengah tantangan zaman.
“Jiwa bangsa dan negara kita terletak pada Pancasila. Pancasila adalah alat pemersatu. Nilai-nilainya harus benar-benar dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Ratu Dewa dalam amanatnya.
Upacara Khidmat dengan Partisipasi Luas
Upacara peringatan ini diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari perwakilan pelajar Sekolah Dasar (SD), mahasiswa, jajaran TNI dan Polri, hingga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran lintas generasi dan institusi tersebut menjadi simbol kuat bahwa Pancasila adalah milik bersama seluruh rakyat Indonesia.
Rangkaian upacara berjalan dengan tertib dan penuh semangat kebangsaan. Para peserta khidmat mengikuti prosesi pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, hingga doa bersama.
Pancasila sebagai Penuntun Bangsa
Ratu Dewa menekankan bahwa momentum Hari Kesaktian Pancasila harus dijadikan bahan pembelajaran berharga, terutama bagi generasi muda. Menurutnya, tantangan bangsa saat ini tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga dari dinamika global yang semakin kompleks.
“Banyak sekali masalah yang kita hadapi, baik dari dalam maupun luar negeri. Untuk itu, kita semua harus bekerja keras, saling bahu membahu, dan kembali kepada nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman,” ungkapnya.
Ia menambahkan, semangat gotong royong, keadilan sosial, serta persatuan adalah nilai-nilai yang tidak boleh luntur. Justru di tengah derasnya arus globalisasi, Pancasila semakin relevan sebagai benteng jati diri bangsa.
Generasi Muda Harapan Indonesia
Dalam kesempatan itu, Ratu Dewa juga menitipkan pesan khusus kepada Gen Z agar tidak hanya mengenal Pancasila secara teoritis, tetapi juga mempraktikkannya dalam kehidupan nyata.
“Mari kita jadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai momen untuk memperkuat tekad dalam meraih cita-cita. Dengan semangat belajar, disiplin, dan persatuan, generasi muda siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih maju,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan agar anak-anak muda Palembang terus menumbuhkan rasa nasionalisme, memperkuat karakter kebangsaan, serta menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam menghadapi perkembangan zaman.
Momentum Refleksi dan Tekad Bersama
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Palembang bukan sekadar upacara seremonial, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat persatuan. Kehadiran berbagai elemen masyarakat di lapangan utama Pramuka KM 5 menunjukkan bahwa semangat Pancasila tetap hidup dan relevan dalam kehidupan berbangsa.
Dengan tekad bersama, semangat kebersamaan, serta komitmen untuk mengamalkan Pancasila, diharapkan Palembang, Sumatera Selatan, dan Indonesia secara keseluruhan mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus meraih cita-cita besar bangsa menuju Indonesia Emas 2045. (nto)












