PALEMBANG, viralsumsel.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mengapresiasi pelaksanaan Kejuaraan Kapolda Sumsel Cup VI Tahun 2026 yang digelar Polda Sumsel sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurut Herman Deru, turnamen bulutangkis tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum penting untuk kembali membangkitkan semangat masyarakat terhadap olahraga yang telah lama menjadi kebanggaan Indonesia tersebut.
Kejuaraan yang berlangsung selama tujuh hari, mulai 4 hingga 10 Juli 2026 itu, dinilai memiliki peran strategis dalam mencari dan membina talenta-talenta muda potensial dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri kegiatan di GOR Badminton Drs. Warsito, Minggu (5/7/2026).
“Bulutangkis ini olahraga rakyat. Saya mengapresiasi Polda Sumsel yang telah menggairahkan kembali olahraga ini di tengah masyarakat. Harapan kita, dengan semakin memasyarakatkan olahraga ini, Polda Sumsel dapat membina dan melahirkan bibit-bibit baru yang nantinya mampu mengharumkan nama Sumsel di kancah nasional,” ujar Herman Deru.
Cari Bibit Atlet dari Masyarakat
Herman Deru menilai Sumatera Selatan memiliki banyak potensi atlet muda yang membutuhkan ruang untuk berkembang. Menurutnya, bakat olahraga tidak hanya muncul dari pusat pembinaan formal, tetapi juga dapat ditemukan di lingkungan masyarakat.
Ia menyebut masih banyak atlet potensial yang tersebar di berbagai wilayah dan belum mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Banyak bakat terpendam, baik di institusi, di lorong, maupun di gang-gang. Dengan adanya kegiatan seperti ini, semangat olahraga bulutangkis di tengah masyarakat akan bangkit kembali,” katanya.
Karena itu, ia berharap kejuaraan seperti Kapolda Sumsel Cup dapat terus menjadi wadah pencarian bibit unggul sekaligus memberikan motivasi bagi generasi muda untuk menekuni olahraga secara serius.
Menurutnya, pembinaan olahraga membutuhkan kesinambungan, mulai dari kompetisi tingkat daerah hingga dukungan berbagai pihak agar atlet-atlet Sumsel mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Polri Hadir Lewat Pembinaan Olahraga
Selain menjadi ajang olahraga, Herman Deru menilai kegiatan tersebut juga mencerminkan kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Ia berharap momentum Hari Bhayangkara ke-80 dapat semakin memperkuat hubungan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif.
“Semoga kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun, jangan berhenti sampai di sini saja,” pesan Herman Deru.
Sementara itu, Ketua Panitia Kapolda Sumsel Cup VI, KBP Hari Purnomo, menjelaskan bahwa kejuaraan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pengembangan olahraga, khususnya cabang bulutangkis.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mencari atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
“Kejuaraan ini kami gelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, meningkatkan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, serta membangun citra Polri yang presisi dan humanis,” jelasnya.
Ia berharap Kapolda Sumsel Cup VI dapat menjadi wadah bagi masyarakat yang memiliki minat dan cita-cita besar dalam olahraga bulutangkis.
Kejuaraan tersebut juga diharapkan mampu membuka peluang bagi atlet-atlet muda untuk berkembang dan membuktikan kemampuan mereka.
Bukan tidak mungkin, lanjutnya, para juara yang saat ini berasal dari lingkungan masyarakat biasa akan menjadi atlet kebanggaan Sumatera Selatan di masa depan.
Melalui penyelenggaraan Kapolda Sumsel Cup VI, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Polda Sumsel berharap pembinaan olahraga dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak atlet daerah yang mampu membawa nama baik Sumsel di tingkat nasional. (win)








