PALEMBANG, viralsumsel.com – Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menerima audiensi alumni Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKM) Gontor Cabang Palembang di Ruang Tamu Gubernur Sumsel, Rabu (4/3/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dengan para alumni pondok pesantren.
Selain memperkuat hubungan kelembagaan, pertemuan tersebut juga membahas pentingnya pendataan santri serta alumni secara terstruktur dan sistematis agar keberadaan serta kontribusi mereka dapat terpetakan dengan baik.
Dalam arahannya, Herman Deru menegaskan bahwa keberadaan pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi lembaga pendidikan agama, tetapi juga tempat pembentukan karakter, kedisiplinan, serta akhlak generasi muda.
“Pesantren merupakan kebutuhan penting bagi daerah. Di sana tidak hanya diajarkan ilmu agama, tetapi juga nilai-nilai moral, kemandirian, dan karakter yang kuat bagi generasi muda,” ujar Herman Deru.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kunjungan para alumni Gontor yang dinilai turut memperkuat sinergi antara komunitas pendidikan pesantren dengan pemerintah daerah.
Pentingnya Data Santri dan Alumni
Pada kesempatan tersebut, Herman Deru menyoroti pentingnya sistem pendataan yang akurat terhadap santri aktif maupun alumni pondok pesantren. Menurutnya, data yang valid sangat diperlukan agar hubungan antarsesama alumni dapat terjaga serta kontribusi mereka bagi masyarakat dapat dipantau dengan baik.
Ia menilai bahwa ikatan emosional antara alumni pesantren umumnya sangat kuat, sehingga pendataan yang rapi akan membantu memperkuat jaringan serta kerja sama di berbagai bidang.
“Santri yang masih aktif tentu perlu dimonitor perkembangannya. Sementara itu, data alumni juga harus valid dan terorganisir dengan baik. Hal ini penting agar hubungan moral antaralumni tetap terjaga dan kontribusi mereka dapat terus berkembang,” jelasnya.
Gubernur juga menyatakan kesiapannya untuk terus menjaga komunikasi dengan komunitas alumni pondok pesantren di Sumatera Selatan.
“Terkait agenda yang sudah dijadwalkan, insyaallah saya akan hadir untuk melanjutkan silaturahmi. Mudah-mudahan pertemuan ini semakin mempererat hubungan kita semua,” tambahnya.
Alumni Gontor Perkuat Jaringan
Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Palembang, Ustaz Syamsudari, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumsel yang telah meluangkan waktu untuk menerima audiensi para alumni.
Ia menjelaskan bahwa kehadiran pengurus IKM Gontor Cabang Palembang bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan undangan kepada Gubernur Sumsel untuk menghadiri agenda buka puasa bersama alumni.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur yang telah menerima kami. Saat ini jumlah alumni Gontor asal Sumatera Selatan cukup banyak, sehingga kami terus berupaya memperkuat jaringan dan kebersamaan,” ungkapnya.
Syamsudari juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 300 santri asal Sumatera Selatan yang masih aktif menempuh pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor.
Para alumni, lanjutnya, terus melakukan pendataan secara berkala untuk memperkuat jaringan alumni sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Pesantren dan Pembangunan SDM
Pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas alumni pesantren dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Dengan jaringan alumni yang luas serta nilai-nilai pendidikan pesantren yang kuat, keberadaan alumni Gontor dinilai berpotensi memberikan kontribusi besar bagi pembangunan sosial, pendidikan, serta penguatan nilai keagamaan di Sumatera Selatan. (bbs)






