Jasa Marga Luncurkan Call Center 133, Permudah Layanan Darurat di Jalan Tol Saat Arus Mudik 2026

JAKARTA, viralsumsel.com — Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A Purwantono, resmi memperkenalkan nomor Call Center baru 133 sebagai upaya meningkatkan layanan bagi pengguna jalan tol, khususnya dalam kondisi darurat.

Menurut Rivan, kehadiran nomor tiga digit tersebut dirancang agar lebih mudah diingat sekaligus mempercepat respons layanan bantuan di lapangan. “Kode akses 133 ini diharapkan mempermudah pengguna jalan saat menghadapi kondisi darurat, baik untuk melapor maupun meminta bantuan petugas,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Dengan sistem yang lebih sederhana, pengguna jalan kini dapat dengan cepat menghubungi layanan Jasa Marga tanpa harus mengingat nomor panjang. Selain itu, layanan ini juga mencakup informasi lalu lintas, pelaporan insiden, hingga permintaan bantuan teknis di jalan tol.

Lonjakan Lalu Lintas Jelang Lebaran 2026

Peluncuran Call Center 133 ini bertepatan dengan meningkatnya volume kendaraan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Data dari Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division menunjukkan adanya kenaikan arus lalu lintas sejak H-10 hingga H-4 Lebaran atau periode 11–17 Maret 2026.

Baca Juga :  Kakorlantas dan Dirut Jasa Raharja: Laka 7 Motor Lawan Arus vs Truk di Lenteng Agung Tidak Layak Dapat Santunan

Secara total, volume lalu lintas di lima ruas tol Regional Nusantara mencapai 1.311.659 kendaraan, meningkat 2,85 persen dibandingkan kondisi normal yang tercatat 1.275.366 kendaraan.

Rincian Kenaikan di Sejumlah Ruas Tol

Kenaikan arus kendaraan terlihat di berbagai ruas strategis. Pada ruas Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa, tercatat 586.770 kendaraan melintas, meningkat 1,66 persen dari kondisi normal.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 151.890 kendaraan keluar dari Kota Medan melalui Gerbang Tol Amplas, naik 6,55 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara arus masuk ke Medan melalui gerbang yang sama mencapai 138.751 kendaraan, meningkat 2,66 persen.

Di ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, jumlah kendaraan mencapai 116.878 unit atau meningkat 10,27 persen. Lalu lintas menuju dan dari Bandara Kualanamu juga mengalami peningkatan signifikan, masing-masing naik di atas 13 persen dibandingkan kondisi normal.

Sementara itu, ruas Tol Balikpapan–Samarinda mencatat kenaikan sebesar 13,17 persen dengan total 83.158 kendaraan. Kenaikan serupa juga terjadi di ruas Tol Manado–Bitung yang mencapai 52.024 kendaraan atau meningkat 13,06 persen.

Baca Juga :  Pelantikan PPDI Lahat, Cik Ujang : Kepala Desa dan Perangkat Desa Harus Bersatu Padu Melayani Masyarakat

Lonjakan paling tinggi tercatat di ruas Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo segmen Kartasura–Prambanan, dengan total 111.507 kendaraan atau naik 18,05 persen dibandingkan volume normal.

Sebanyak 53.611 kendaraan tercatat menuju Yogyakarta melalui Gerbang Tol Prambanan, meningkat 11,01 persen dari kondisi normal.

Layanan Responsif untuk Pemudik

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, Jasa Marga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan optimal selama periode mudik Lebaran. Call Center 133 diharapkan menjadi solusi cepat bagi pengguna jalan dalam menghadapi situasi darurat seperti kecelakaan, kendaraan mogok, maupun gangguan lainnya.

Selain itu, kehadiran layanan ini juga menjadi bagian dari transformasi digital perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi jalan tol.

Respons Warganet

Di media sosial, peluncuran Call Center 133 mendapat beragam tanggapan dari masyarakat. Banyak pengguna jalan menyambut positif inovasi tersebut karena dinilai praktis dan mudah diakses saat kondisi darurat.

Sebagian lainnya berharap layanan ini benar-benar responsif di lapangan, terutama saat puncak arus mudik dan balik Lebaran yang biasanya diwarnai kepadatan tinggi. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *