LOS ANGELES, viralsumsel.com – Nama Johan Manzambi mendadak menjadi perbincangan hangat di Piala Dunia FIFA 2026.
Gelandang muda Swiss itu tampil luar biasa saat membantu negaranya meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina dalam laga Grup B yang berlangsung di Los Angeles Stadium.
Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-72, Manzambi hanya membutuhkan waktu singkat untuk menunjukkan kualitasnya. Pemain berusia 20 tahun tersebut sukses mencetak dua gol yang membantu Swiss mengamankan tiga poin penting sekaligus menjaga peluang besar lolos ke fase gugur.
Penampilan gemilang itu membuat Manzambi dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan. Namun bagi sang pemain, penghargaan tersebut bukanlah hal yang paling membahagiakan. Ia mengaku masih sulit mempercayai apa yang baru saja terjadi.
“Sejujurnya ini luar biasa. Ini adalah pertama kalinya saya mencetak dua gol dalam satu pertandingan sepanjang karier saya, dan itu terjadi di Piala Dunia. Bermain di hadapan keluarga dan para pendukung Swiss membuat momen ini terasa sangat spesial. Saya rasa malam ini saya tidak akan bisa tidur,” ujarnya usai pertandingan.
Dua gol yang dicetak Manzambi tidak hanya membantu Swiss mendekati babak gugur, tetapi juga mengukir sejarah pribadi yang luar biasa. Ia menjadi pemain Swiss termuda yang mencetak gol di Piala Dunia sejak tahun 1950 serta menjadi pemain pertama Swiss yang mencetak dwigol setelah masuk dari bangku cadangan dalam ajang tersebut.
Dari Bundesliga ke Panggung Dunia
Performa Manzambi sebenarnya bukan kejutan bagi para pengamat sepak bola Eropa. Sepanjang musim bersama SC Freiburg di Bundesliga Jerman, ia tampil konsisten dan berkembang menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa.
Kemampuannya bermain di berbagai posisi menjadi nilai tambah tersendiri. Meski dikenal memiliki naluri menyerang yang kuat, Manzambi juga mampu menjalankan peran sebagai gelandang bertahan maupun gelandang box-to-box dengan efektif.
Kontribusinya bahkan membantu Freiburg mencatat sejarah dengan melaju hingga final UEFA Europa League. Pada musim yang sama, ia juga meraih penghargaan Discovery of the Season berkat performa impresifnya di kompetisi Eropa.
Dapat Kebebasan dari Murat Yakin
Pelatih Swiss, Murat Yakin, mengaku tidak terkejut dengan penampilan anak asuhnya tersebut. Menurutnya, Manzambi adalah tipe pemain kreatif yang membutuhkan ruang dan kebebasan untuk mengekspresikan kemampuan terbaiknya di lapangan.
“Dia pemain yang memiliki teknik luar biasa dan bisa dimainkan di beberapa posisi. Johan adalah tipe pesepak bola yang bermain dengan insting dan kreativitas tinggi. Dalam situasi menyerang, kami memberinya kebebasan penuh untuk berkreasi,” kata Yakin.
Kepercayaan itu dibayar lunas oleh Manzambi. Sebelum masuk ke lapangan, Yakin hanya memberikan beberapa arahan sederhana.
“Pelatih memberi saya beberapa instruksi taktis dan teknis, lalu meminta saya bermain seperti biasanya. Itu membuat saya merasa nyaman dan percaya diri,” ungkapnya.
Impian Masa Kecil yang Menjadi Kenyataan
Meski masih berusia 20 tahun, Manzambi kini mulai disebut sebagai salah satu calon bintang masa depan sepak bola Swiss. Bahkan, hanya beberapa jam setelah pertandingan berakhir, ia masih terlihat tersenyum lebar ketika mengenang malam spesial tersebut.
Bagi Manzambi, momen itu bukan sekadar dua gol atau penghargaan individu. Ia menganggapnya sebagai realisasi dari mimpi yang telah dibangun sejak kecil.
“Ini benar-benar impian masa kecil saya,” katanya.
Menariknya, beberapa waktu lalu Manzambi pernah menyebut targetnya di Piala Dunia hanya ingin menyumbangkan setidaknya satu assist bagi Swiss. Namun kini target itu sudah jauh terlampaui.
“Sebenarnya saya punya target pribadi mencetak dua gol di Piala Dunia. Sekarang target itu sudah tercapai. Saya berharap masih bisa menambah gol lagi,” ujarnya sambil tersenyum.
Dengan performa luar biasa yang ditunjukkannya, peluang Manzambi untuk tampil sebagai starter saat Swiss menghadapi Kanada pada laga terakhir Grup B kini semakin terbuka lebar. Jika kembali tampil impresif, bukan tidak mungkin namanya akan semakin bersinar sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di Piala Dunia 2026. (bbs)












