Kas Hartadi Tegaskan Profesionalisme Jelang Duel PSMS Medan vs Sriwijaya FC: Tak Masalah Hadapi Putra Sendiri

PALEMBANG, viralsumsel.com — Pelatih kepala PSMS Medan, Kas Hartadi, menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan kemungkinan harus berhadapan dengan putra sulungnya, King Erick Cantona, yang saat ini tercatat sebagai pemain Sriwijaya FC.

Keduanya berpeluang saling berhadapan pada laga pekan ke-13 Pegadaian Championship 2025/26 yang akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (27/12/2025) pukul 15.30 WIB.

Kas Hartadi menegaskan bahwa sepak bola adalah dunia profesional yang harus dijalani dengan sikap dewasa dan objektif, termasuk ketika menghadapi situasi unik seperti melawan anak kandung sendiri di atas lapangan hijau.

“Ini sepak bola profesional, jadi tidak ada masalah. Saya mendidik anak saya juga secara profesional. Walaupun dia berada di Sriwijaya FC dan menjadi lawan tanding bapaknya, dia harus tetap bersikap profesional. Nanti publik yang akan menilai,” ujar Kas Hartadi.

Baca Juga :  Syahril Musa Tekankan Disiplin & Fair Play di Piala Soeratin U-17 dan U-13 Zona Sumsel

Pelatih berpengalaman tersebut menekankan bahwa hubungan keluarga tidak boleh mencampuri urusan teknis dan kompetisi. Baik dirinya sebagai pelatih PSMS Medan, maupun King Erick Cantona sebagai pemain, memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing.

Hingga memasuki pekan ke-12 kompetisi, King Erick Cantona memang belum mencatatkan debut bersama Sriwijaya FC. Meski demikian, namanya beberapa kali masuk dalam daftar pemain cadangan, menandakan bahwa ia tetap berada dalam radar tim pelatih.

Situasi internal Sriwijaya FC saat ini membuka peluang lebih besar bagi King Erick untuk mendapatkan menit bermain. Klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut tengah mengalami krisis pemain setelah tujuh pemain memutuskan mundur, satu pemain dicoret akibat masalah disiplin, serta satu pemain lain harus menepi karena mengalami cedera lutut serius.

Dengan kondisi tersebut, kesempatan tampil bagi pemain yang selama ini belum mendapat jam bermain, termasuk King Erick Cantona, dinilai semakin terbuka, terutama pada dua laga sisa sebelum dibukanya bursa transfer pemain.

Baca Juga :  Besok, Coach Budiardjo Tiba di Palembang, Ini Agenda yang Bakal Dibahas

Menanggapi kemungkinan sang anak turun bermain, Kas Hartadi kembali menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan pelatih Sriwijaya FC. Ia menekankan pentingnya persaingan sehat di dalam tim.

“Itu semua tergantung pelatihnya. Di sepak bola, semua pemain harus bersaing. Main atau tidak main, seorang pemain harus selalu siap kapan pun dibutuhkan,” kata Kas Hartadi.

Laga PSMS Medan kontra Sriwijaya FC sendiri diprediksi berlangsung menarik, bukan hanya karena rivalitas kedua tim besar Sumatera, tetapi juga karena adanya kisah unik antara pelatih dan pemain yang memiliki hubungan darah, namun dituntut tetap menjunjung tinggi profesionalisme di atas lapangan. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *