PALEMBANG, viralsumsel.com – Kebutuhan darah bagi masyarakat di Kota Palembang masih menjadi perhatian. Setiap bulan, kebutuhan darah diperkirakan mencapai sekitar 7.000 kantong, sementara ketersediaan yang mampu dipenuhi Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang baru sekitar 5.000 kantong.
Kondisi tersebut membuat Palembang masih mengalami kekurangan sekitar 2.000 kantong darah setiap bulan. Untuk membantu mengatasi persoalan itu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat Daerah Kota Palembang bersama PMI Kota Palembang menggelar kegiatan donor darah.
Aksi kemanusiaan tersebut berlangsung bertepatan dengan Pertemuan Rutin Bulanan DWP Setda sekaligus rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Palembang, Kamis (13/8/2026).
Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian DWP Setda Kota Palembang yang turut mengambil bagian dalam membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat.
Menurut Dewi, kegiatan donor darah menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata yang dapat dilakukan bersama untuk menjaga ketersediaan stok darah. Terlebih, kebutuhan darah tidak hanya muncul ketika terjadi kondisi darurat, tetapi juga diperlukan oleh pasien yang menjalani berbagai perawatan medis.
“Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti untuk menyelamatkan nyawa sesama,” ujar Dewi.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menargetkan terkumpul 50 kantong darah. Target tersebut diharapkan dapat menjadi tambahan stok bagi PMI sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari kepedulian sosial.
Dewi menilai, jumlah kantong darah yang terkumpul bukan sekadar angka. Setiap kantong darah memiliki arti penting bagi pasien yang membutuhkan transfusi, baik karena penyakit maupun kondisi medis tertentu.
Donor Darah Jadi Gerakan Kepedulian
Kegiatan donor darah yang digelar DWP Setda Kota Palembang sekaligus menjadi momentum untuk mengajak masyarakat memperkuat budaya berbagi dan gotong royong.
Ketersediaan darah sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor secara sukarela. Karena itu, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin dengan melibatkan berbagai organisasi, instansi pemerintah, komunitas maupun masyarakat umum.
Selain aksi donor darah, suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Palembang juga berlangsung meriah.
Sejumlah perlombaan khas perayaan Hari Kemerdekaan digelar untuk membangun kebersamaan dan mempererat hubungan antarpeserta.
Terdapat empat jenis perlombaan yang diselenggarakan, yakni estafet membawa kelereng, makan kerupuk, joget balon, serta lomba best costume.
Berbagai perlombaan tersebut tidak hanya berorientasi pada kompetisi untuk mendapatkan juara. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, membangun sportivitas dan meningkatkan rasa kekeluargaan di lingkungan DWP serta jajaran Setda Kota Palembang.
Momentum HUT Kemerdekaan ke-81 diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap sesama.
Melalui kolaborasi DWP Setda dan PMI Kota Palembang, kegiatan donor darah diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah.
Semangat berbagi, gotong royong dan kepedulian sosial pun diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Palembang. Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran DWP agar semakin solid serta aktif memberikan kontribusi sosial bagi pembangunan daerah. (bbs/ion)








