JAYAPURA, viralsumsel.com – Persipura Jayapura tengah mempersiapkan diri menghadapi dua ujian penting pada pekan penutup sebelum jeda kompetisi Pegadaian Championship 2025/26.
Dalam jeda waktu yang cukup singkat, tim kebanggaan Tanah Papua itu bakal melakoni dua laga away di Stadion Jatidiri, Semarang, masing-masing melawan PSIS Semarang dan Kendal Tornado FC.
Pertama, Mutiara Hitam dijadwalkan menantang PSIS Semarang pada Selasa, 18 November 2025. Empat hari berselang, skuad asuhan Rahmad Darmawan kembali tampil di tempat yang sama untuk menantang Kendal Tornado FC.
Dua pertandingan ini menjadi momentum krusial untuk menjaga tren positif sekaligus memperbaiki posisi Persipura di klasemen sementara.
Modal Lima Laga Tanpa Kekalahan
Persipura datang ke Jawa Tengah dengan modal impresif setelah tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir. Rentetan hasil itu dimulai dari kemenangan tipis 1–0 atas Persiba Balikpapan hingga sukses menggulung Persipal FC dengan skor 3–0 pada laga terkini.
Performa stabil tersebut membuat Persipura makin nyaman mengejar dua tim papan atas yang baru turun kasta, yakni PSS Sleman dan PS Barito Putera.
Saat ini, Ramai Rumakiek dan rekan-rekan hanya terpaut dua angka dari Barito Putera asuhan Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues. Sementara dari PSS Sleman, Persipura berjarak tiga poin.
Jarak yang cukup tipis inilah yang ingin dimanfaatkan oleh pelatih Rahmad Darmawan, yang melihat dua laga tandang sebagai kesempatan emas untuk mendekatkan diri ke papan teratas.
RD Tegaskan Momentum Tak Boleh Terbuang
Dalam keterangannya, RD menilai bahwa pertandingan beruntun di Jatidiri harus menjadi titik balik sebelum skuatnya memasuki libur kompetisi.
“Kami punya dua pertandingan tandang yang sangat penting sebelum jeda panjang. Ini momen terbaik untuk memaksimalkan persiapan, menjaga konsistensi, dan memanfaatkan peluang memperkecil selisih poin dengan para pesaing di atas,” ujar pelatih yang juga pernah membesut Madura United tersebut.
Misi Bertolak Belakang: Balas Dendam & Pertahankan Dominasi
Laga melawan PSIS dan Kendal Tornado FC membawa dua target berbeda.
-
Saat menghadapi PSIS, Persipura berupaya mempertahankan dominasi setelah pada putaran pertama sukses mengalahkan Laskar Mahesa Jenar dengan skor 2–0 di Jayapura.
-
Melawan Kendal Tornado FC, Persipura mengusung misi revans. Pasalnya, pada pertemuan sebelumnya di Tanah Papua, Tornado FC justru mampu mencuri kemenangan. Kekalahan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi Boaz Solossa dan kolega untuk tampil lebih agresif.
Dengan performa yang terus meningkat, dua laga tandang di Jatidiri akan menjadi tolok ukur seberapa besar peluang Persipura bersaing di papan atas Pegadaian Championship musim ini. (Lib)







