Pemkab Muba Kembali Gelar Gerakan Pangan Murah, 1.200 Paket Disubsidi untuk Tekan Inflasi di Lawang Wetan

SEKAYU, viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Banyuasin (Muba) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah pada 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Camat Lawang Wetan, Rabu (15/7/2026), ini merupakan salah satu program strategis di bawah kepemimpinan Bupati Muba H. M. Toha Tohet, S.H. dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husein untuk memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Gerakan Pangan Murah terselenggara melalui kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Muba, PT Muba Energi Maju Berjaya, Perum Bulog, dan Bank Sumsel Babel.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muba, Frans Gustian, S.T., M.Si., mengatakan kegiatan kali ini difokuskan bagi masyarakat Kecamatan Lawang Wetan, terutama untuk membantu menekan lonjakan harga sejumlah komoditas pangan.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.

“Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sehingga dapat membantu meringankan beban pengeluaran keluarga,” ujar Frans.

Baca Juga :  Bupati Toha Buka Musrenbang RKPD Tahun 2026

Ia menambahkan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah mendapat dukungan penuh dari Bupati dan Wakil Bupati Muba sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Program ini tidak hanya bertujuan mengendalikan inflasi, tetapi juga memastikan distribusi pangan tetap lancar serta menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Frans mengungkapkan, sepanjang tahun 2026 Bank Sumsel Babel telah mendukung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sebanyak 10 kali, sedangkan PT Muba Energi Maju Berjaya telah berkontribusi dalam empat kali pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Muba, H. M. Febriansyah, S.T., M.M., menjelaskan bahwa pada pelaksanaan kali ini disiapkan 1.200 paket bahan pangan dengan total subsidi mencapai Rp18 juta.

Rinciannya, subsidi sebesar Rp12 juta berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Sumsel Babel berupa bantuan Rp10.000 per paket untuk 1.200 paket. Sedangkan PT Muba Energi Maju Berjaya memberikan subsidi Rp5.000 per paket dengan total nilai Rp6 juta.

Baca Juga :  Viral di Media Sosial, Oknum ASN di Muba Diduga Saweran Usai Pelantikan Pejabat

“Total subsidi yang diberikan pada kegiatan Gerakan Pangan Murah kali ini mencapai Rp18 juta untuk 1.200 paket bahan pangan,” jelas Febriansyah.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat dapat memperoleh paket pangan yang terdiri atas beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan total stok 6 ton, serta tepung terigu kemasan 1 kilogram sebanyak 1.200 kilogram.

Harga normal beras SPHP dari Perum Bulog sebesar Rp74.000 per kemasan 5 kilogram. Namun berkat subsidi dari Bank Sumsel Babel dan PT Muba Energi Maju Berjaya sebesar Rp15.000, masyarakat cukup membayar Rp59.000 per paket.

Program Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, meningkatkan daya beli masyarakat, sekaligus menjadi instrumen pengendalian inflasi di Kabupaten Musi Banyuasin.

Ke depan, Pemkab Muba berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan Perum Bulog, BUMD, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan agar program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh kecamatan. Langkah tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Muba Maju Lebih Cepat. (dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *