OGAN ILIR. viralsumsel.com – Maraknya peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Ogan Ilir kembali menuai sorotan serius. Anggota DPRD setempat, Huzaimi, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang semakin meresahkan, khususnya di Kecamatan Tanjung Batu dan Kecamatan Payaraman.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk respons atas meningkatnya keresahan warga terhadap ancaman narkotika yang dinilai semakin meluas dan menyasar berbagai kalangan, termasuk generasi muda.
Huzaimi menegaskan bahwa peredaran narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminal lain. Ia menyebut, penyalahgunaan narkotika kerap menjadi pemicu munculnya aksi kejahatan seperti pencurian, perampokan, hingga begal yang meresahkan warga.
Menurutnya, kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Ia pun meminta aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah tegas dan terukur dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah tersebut.
“Situasi ini sudah sangat meresahkan. Perlu tindakan tegas, baik terhadap pengguna maupun jaringan pengedar. Kami di DPRD siap mendukung jika diperlukan kerja sama dengan pihak kepolisian,” ujar Huzaimi dengan nada tegas, Kamis, 12 Maret 206.
Sebagai wakil rakyat, ia menegaskan komitmennya untuk turut terlibat dalam upaya pemberantasan narkoba. Ia menilai, penanganan masalah ini tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.
Huzaimi juga mendorong agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan masyarakat secara cepat dan tepat. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan rasa aman serta memulihkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Ogan Ilir, Bagus Suryo Wibowo, menyambut baik dukungan dari pihak legislatif. Ia menegaskan bahwa kepolisian akan menindaklanjuti setiap informasi yang masuk sebagai bagian dari upaya pemberantasan narkoba.
Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi elemen penting dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika. Informasi yang diberikan warga dapat membantu aparat dalam melakukan langkah represif secara lebih efektif.
“Kami mengapresiasi kepedulian semua pihak. Setiap laporan akan kami tindaklanjuti. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan terkait narkoba,” ujarnya.
Kapolres menambahkan, keberhasilan pemberantasan narkoba sangat bergantung pada sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berperan dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkotika.
Wilayah Kecamatan Tanjung Batu dan Payaraman yang disebut sebagai titik rawan akan menjadi fokus perhatian dalam upaya penindakan. Strategi yang akan dilakukan meliputi patroli rutin, penyelidikan intensif, serta peningkatan sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat.
Maraknya laporan dari warga menjadi indikator bahwa persoalan ini membutuhkan penanganan serius dan berkelanjutan. Ancaman narkoba yang menyasar generasi muda menjadi perhatian utama karena berpotensi merusak masa depan daerah.
Dengan adanya kolaborasi antara DPRD, kepolisian, dan masyarakat, diharapkan peredaran narkoba di Ogan Ilir dapat ditekan secara signifikan. Komitmen bersama menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari ancaman narkotika. (jun)






