OGAN ILIR, viralsumsel.com – Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 2026 dimaknai sebagai momentum penting untuk memperdalam nilai-nilai keimanan sekaligus memperkuat etika sosial di tengah masyarakat. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Ilir, H. Edwin Cahya Putra, S.IP, mewakili pimpinan dan seluruh anggota DPRD, menyampaikan pesan reflektif terkait makna Isra Mi’raj bagi kehidupan umat Islam di era modern.
Edwin menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah dalam perjalanan kenabian Rasulullah SAW, melainkan sarat dengan pesan spiritual dan sosial yang tetap relevan hingga saat ini. Di tengah arus globalisasi dan pesatnya perkembangan teknologi, nilai-nilai tersebut dinilai semakin penting untuk dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, inti dari peristiwa Isra Mi’raj adalah perintah salat lima waktu yang diterima Nabi Muhammad SAW secara langsung dari Allah SWT. Salat, kata Edwin, tidak hanya bermakna sebagai kewajiban ritual, tetapi juga menjadi fondasi spiritual yang membentuk karakter dan perilaku seorang muslim.
Ia menjelaskan bahwa kedisiplinan dalam menjalankan salat akan berdampak langsung pada sikap hidup seseorang, mulai dari kejujuran, kesabaran, hingga rasa tanggung jawab dalam menjalankan amanah, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Lebih jauh, Edwin menilai bahwa Isra Mi’raj juga mengajarkan tentang keteguhan iman dan ketaatan tanpa syarat kepada Allah SWT. Perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha merupakan ujian keimanan yang luar biasa, bahkan melampaui batas nalar manusia.
Dari peristiwa tersebut, umat Islam diajak untuk meningkatkan kualitas iman, tidak berhenti pada tataran pengetahuan semata, tetapi menjadi keyakinan yang benar-benar mengakar dalam hati. Iman yang kokoh, menurutnya, akan menjadi bekal utama dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, termasuk persoalan sosial, ekonomi, dan krisis moral yang kerap dihadapi masyarakat saat ini.
Edwin juga mengingatkan bahwa Isra Mi’raj terjadi setelah Rasulullah SAW melewati masa penuh ujian dan kesedihan. Hal ini menjadi pelajaran berharga bahwa setiap kesulitan pasti diiringi dengan jalan keluar dan pertolongan dari Allah SWT bagi hamba-Nya yang tetap bersabar dan istiqamah.
Selain aspek spiritual, Ketua DPRD Ogan Ilir tersebut menekankan pentingnya penerapan akhlak mulia dalam kehidupan sosial. Ia mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai kejujuran, saling menghormati, serta menjaga etika dalam berinteraksi, termasuk di ruang digital dan media sosial.
Menutup pesannya, Edwin mengajak umat Islam menjadikan peringatan Isra Mi’raj sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperbanyak amal kebajikan, serta berkontribusi positif dalam membangun masyarakat yang harmonis dan beradab.
Peringatan Isra Mi’raj 2026 diharapkan menjadi titik refleksi bersama bagi masyarakat Ogan Ilir untuk memperkuat iman, memperbaiki akhlak, dan menumbuhkan semangat kebersamaan demi terciptanya kehidupan sosial yang damai dan bermartabat. (ril)







