Persiraja Dapat Sinyal Positif dari Dua Pemain Asing, Daniel Alemao dan Djakaridja Traore Mulai Pikat Jaya Hartono

BANDA ACEH, Viralsumsel.com – Persiraja Banda Aceh mulai mendapatkan gambaran positif dari dua pemain asing anyar yang dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Bek asal Brasil, Daniel Alemao, dan penyerang asal Pantai Gading, Djakaridja Traore, mendapat penilaian positif dari pelatih Jaya Hartono.

Keduanya menjadi bagian dari persiapan Laskar Rencong dalam membangun skuad yang kompetitif menjelang bergulirnya kompetisi musim baru. Jaya Hartono menilai kedua pemain memiliki karakter dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tim.

Daniel Alemao menjadi salah satu pemain yang cukup menarik perhatian dalam sesi awal latihan. Bek berusia 27 tahun tersebut dinilai tidak hanya mampu menjalankan tugas utamanya sebagai pemain bertahan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk membantu tim ketika membangun serangan dari lini belakang.

Menurut Jaya, penempatan posisi Daniel menjadi salah satu aspek yang membuatnya cukup menonjol. Kemampuan tersebut dinilai penting karena sepak bola modern menuntut pemain belakang tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga mampu menjadi awal dari proses membangun serangan.

“Daniel Alemao cukup bagus. Penempatan posisinya juga bagus dan kemampuan build-up-nya cukup baik. Ini sangat positif karena dia juga bisa membantu penyerangan,” ujar Jaya Hartono.

Traore Dinilai Tenang di Depan Gawang

Sementara itu, Djakaridja Traore juga mendapatkan apresiasi dari sang pelatih. Penyerang asal Pantai Gading tersebut dinilai mempunyai ketenangan ketika berada di area pertahanan lawan.

Baca Juga :  Malut United FC Akan Kerja Keras Dua Laga Sisa untuk Lolos ke Liga 1

Postur tubuhnya yang tinggi menjadi salah satu keunggulan yang dapat dimanfaatkan Persiraja dalam membangun serangan. Traore berpotensi menjadi target utama ketika tim memainkan umpan-umpan silang dari kedua sisi lapangan.

Namun, Jaya Hartono menilai keberhasilan memaksimalkan kemampuan Traore sangat bergantung pada suplai bola dari para pemain sayap.

Karena itu, pemain-pemain yang beroperasi di sektor sayap diminta mampu membaca pergerakan sang striker dan memberikan umpan dengan kualitas yang tepat.

“Djakaridja Traore terlihat lebih tenang ketika berada di depan gawang lawan. Tinggal bagaimana suplai bola dari sektor sayap bisa dimaksimalkan karena kami ingin memanfaatkan keunggulan postur tubuhnya,” jelas Jaya.

Skema tersebut diharapkan dapat membuat Persiraja memiliki variasi serangan yang lebih beragam. Traore dapat menjadi target bola-bola atas sekaligus membuka ruang bagi pemain lain ketika mendapat pengawalan ketat dari bek lawan.

Martin Chaves Bisa Jadi Penghubung

Kehadiran gelandang asing Martin Chaves dari Uruguay juga dinilai dapat memberikan pengaruh terhadap efektivitas lini depan Persiraja.

Jaya Hartono berharap Chaves mampu menjadi salah satu pemain yang menghubungkan lini tengah dengan para penyerang. Kreativitas dan kemampuan distribusi bola pemain tersebut diharapkan dapat meningkatkan jumlah peluang yang diterima Traore.

Selain memberikan umpan kepada Traore, Chaves juga diharapkan mampu menciptakan peluang melalui kemampuan akselerasi dan penyelesaian akhirnya sendiri.

“Nanti dengan Chaves, kami berharap suplai bola kepada Traore semakin banyak. Chaves juga bisa melakukan eksekusi sendiri atau memanfaatkan akselerasinya. Saya ingin mereka bisa bekerja sama dengan baik,” tutur Jaya.

Baca Juga :  Ragil Bersinar! Pemain Muda Kendal Tornado FC Raih Penghargaan Bergengsi Februari 2026

Dengan demikian, Persiraja tidak hanya mengandalkan kemampuan individu para pemain asing, tetapi juga berupaya membangun kombinasi antarpemain agar sistem permainan dapat berjalan lebih efektif.

Fokus Fisik Sebelum Masuk Program Taktik

Persiraja saat ini masih berada pada tahap awal persiapan menuju musim 2026/27. Setelah menjalani latihan perdana, tim lebih dahulu berkonsentrasi pada peningkatan kondisi fisik pemain.

Selain fisik, aspek teknik individu juga menjadi perhatian tim pelatih. Program tersebut menjadi fondasi sebelum Persiraja mulai memasuki materi taktikal yang lebih kompleks pada pekan ketiga latihan.

Jaya Hartono memiliki waktu untuk mengintegrasikan pemain-pemain baru ke dalam sistem permainan yang diinginkan. Adaptasi pemain asing menjadi salah satu bagian penting karena mereka diharapkan tidak hanya menunjukkan kualitas secara individu, tetapi juga mampu menyatu dengan karakter permainan tim.

Penilaian positif terhadap Daniel Alemao dan Djakaridja Traore menjadi modal awal yang cukup menjanjikan bagi Persiraja. Jika keduanya mampu mempertahankan performa dan membangun chemistry dengan pemain lain, Laskar Rencong berpeluang memiliki tambahan kekuatan penting di sektor pertahanan dan lini serang.

Dengan persiapan yang masih berjalan, perkembangan Daniel, Traore, serta Martin Chaves akan menjadi salah satu hal menarik untuk dinantikan menjelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *