BANDA ACEH, viralsumsel.com – Persiraja Banda Aceh terus mematangkan komposisi skuad untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/27. Salah satu langkah yang dilakukan Laskar Rencong adalah memberikan ruang lebih besar kepada pemain-pemain asal Aceh.
Terbaru, Persiraja memperkenalkan lima pemain baru yang seluruhnya merupakan putra daerah. Kelima pemain tersebut diperkenalkan kepada publik pada Sabtu (8/8/2026) malam dan diproyeksikan menjadi bagian dari skuad Persiraja pada musim 2026/27.
Lima pemain yang bergabung yakni Khalidin (24 tahun), Ridha Umami (26), M. Raffa Fathary (17), Said Kaysa Qusairy (20), dan Pitian Husni (24).
Media Officer Persiraja, Ariful Usman, mengatakan perekrutan kelima pemain tersebut merupakan bagian dari upaya klub membangun tim yang kompetitif sekaligus memberikan kesempatan kepada talenta lokal untuk berkembang di level profesional.
Menurut Ariful, kelima pemain memiliki usia, posisi dan karakter permainan yang berbeda. Namun, mereka memiliki tujuan yang sama, yakni memberikan kontribusi terbaik bagi Persiraja pada musim mendatang.
“Kelima pemain ini merupakan talenta asli Aceh yang kami harapkan dapat memberikan warna dan kekuatan tambahan bagi tim. Mereka memiliki latar dan pengalaman yang berbeda, tetapi memiliki semangat yang sama untuk membawa Persiraja tampil lebih baik,” ujar Ariful, Senin (10/8/2026).
Dari lima rekrutan tersebut, Khalidin dan Pitian Husni sama-sama berusia 24 tahun. Khalidin diproyeksikan mengisi posisi striker, sedangkan Pitian beroperasi sebagai winger.
Sementara itu, Ridha Umami yang berusia 26 tahun akan menambah kekuatan di sektor tengah. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan pilihan tambahan bagi tim pelatih dalam mengatur permainan di lini tengah.
Persiraja juga memberikan perhatian terhadap pemain muda. M. Raffa Fathary yang baru berusia 17 tahun merupakan jebolan EPA Persiraja musim 2025/26. Pemain muda tersebut memiliki kemampuan bermain di posisi bek kiri maupun gelandang.
Sedangkan Said Kaysa Qusairy, yang kini berusia 20 tahun, juga berposisi sebagai bek kiri. Kehadiran dua pemain muda tersebut menunjukkan adanya upaya Persiraja untuk memberikan jalur kepada pemain lokal agar bisa berkembang dan mendapatkan pengalaman di level kompetitif.
Hal menarik lainnya adalah durasi kontrak yang diberikan kepada kelima pemain. Persiraja tidak sekadar mengikat mereka untuk satu musim.
Khalidin, Ridha Umami dan Pitian Husni mendapatkan kontrak selama dua tahun. Sementara M. Raffa Fathary dan Said Kaysa Qusairy memperoleh kontrak lebih panjang, yakni tiga tahun.
Ariful mengatakan durasi kontrak tersebut menunjukkan bahwa klub memiliki rencana jangka menengah terhadap para pemain yang direkrut.
Persiraja berharap pemain-pemain tersebut dapat berkembang secara bertahap dan menjadi bagian penting dari perjalanan klub dalam beberapa musim ke depan.
“Kontrak dua sampai tiga tahun ini menjadi gambaran bahwa kami melihat mereka sebagai bagian dari rencana klub dalam jangka lebih panjang. Kami ingin pemain-pemain Aceh memiliki kesempatan berkembang dan nantinya dapat menjadi bagian penting dari Persiraja,” tambah Ariful.
Dengan bergabungnya lima pemain tersebut, Persiraja kini terus melakukan penyempurnaan skuad untuk menghadapi Championship 2026/27.
Kehadiran lebih banyak pemain lokal diharapkan tidak hanya memperkuat kedalaman tim, tetapi juga menjaga identitas Persiraja sebagai klub yang memiliki hubungan kuat dengan sepak bola Aceh.
Langkah tersebut sekaligus dapat menjadi motivasi bagi pesepak bola muda Aceh lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan memiliki kesempatan menembus level profesional.
Persiraja sendiri masih memiliki waktu untuk mematangkan skuad sebelum kompetisi Championship 2026/27 dimulai. Kehadiran pemain berpengalaman yang dipadukan dengan talenta muda diharapkan mampu menciptakan komposisi tim yang seimbang untuk menghadapi persaingan musim mendatang. (bbs/ion)








