JAKARTA, viralsumsel.com – Paris Saint-Germain (PSG) kembali mengukuhkan statusnya sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Eropa setelah sukses mempertahankan gelar Liga Champions musim 2025/2026.
Prestasi bersejarah ini membuat Les Parisiens masuk dalam daftar eksklusif klub-klub yang mampu menjuarai kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa secara beruntun.
Keberhasilan PSG mempertahankan mahkota Eropa diraih usai menundukkan Arsenal melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga berakhirnya babak tambahan waktu pada partai final yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Hungaria.
Gelar tersebut menjadi lanjutan dari dominasi PSG yang musim sebelumnya tampil luar biasa saat menghancurkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 pada final Liga Champions 2024/2025 di Muenchen.
Kesuksesan mempertahankan trofi membuat PSG mencatat pencapaian yang sangat langka dalam era modern Liga Champions. Sejak format kompetisi berganti menjadi Liga Champions pada musim 1992/1993, hanya ada dua klub yang mampu mempertahankan gelar juara, yakni Real Madrid dan kini Paris Saint-Germain.
Sebelumnya, Real Madrid menjadi satu-satunya klub yang mampu melakukan hal tersebut ketika meraih tiga gelar beruntun pada periode 2016, 2017, dan 2018. Kini, PSG mengikuti jejak Los Blancos dengan mengangkat trofi Liga Champions dua musim berturut-turut pada 2025 dan 2026.
Jika dihitung sejak era Piala Eropa yang dimulai pada 1955 hingga Liga Champions modern saat ini, PSG menjadi klub ke-10 dalam sejarah yang berhasil menjuarai kompetisi elite Eropa secara beruntun.
Stabilitas Skuad Jadi Kunci Dominasi PSG
Keberhasilan PSG tidak lepas dari konsistensi dan kestabilan skuad yang dibangun pelatih Luis Enrique dalam dua musim terakhir. Menariknya, hampir seluruh pemain inti yang tampil pada final musim lalu tetap menjadi andalan saat menghadapi Arsenal di final musim ini.
Sebanyak 10 pemain lapangan yang menjadi starter ketika PSG membantai Inter Milan tahun lalu kembali dipercaya turun sejak menit pertama pada partai final melawan Arsenal.
Satu-satunya perubahan terjadi di sektor penjaga gawang. Posisi yang sebelumnya ditempati Gianluigi Donnarumma kini menjadi milik Matvey Safonov setelah kiper Italia tersebut hengkang ke Manchester City pada bursa transfer musim panas lalu.
Konsistensi komposisi tim membuat permainan PSG semakin matang. Luis Enrique sukses membangun tim yang tidak hanya dominan di kompetisi domestik, tetapi juga sangat kompetitif di level Eropa.
Dalam kurun dua musim terakhir, PSG nyaris menyapu bersih seluruh trofi yang diperebutkan. Dari 10 kompetisi yang diikuti sejak awal musim lalu, klub asal Paris tersebut berhasil memenangkan delapan di antaranya.
Satu-satunya trofi yang gagal mereka raih adalah Piala Dunia Antarklub musim lalu dan Coupe de France musim ini. Selain dua kompetisi tersebut, PSG tampil luar biasa dengan terus menunjukkan superioritas di berbagai ajang.
Berpeluang Mengejar Rekor Legendaris
Dengan performa yang terus meningkat dan usia skuad yang masih relatif ideal, PSG memiliki peluang besar untuk kembali bersaing memperebutkan gelar Liga Champions musim depan.
Apabila mampu mempertahankan trofi untuk ketiga kalinya secara beruntun, PSG akan bergabung dengan kelompok elit klub yang pernah meraih tiga gelar Eropa berturut-turut.
Namun, pencapaian tersebut tetap belum cukup untuk menyamai rekor legendaris Real Madrid yang pernah menjuarai Piala Eropa lima kali berturut-turut pada periode 1956 hingga 1960, sebuah rekor yang hingga kini belum berhasil dipecahkan klub mana pun.
Meski demikian, dua gelar Liga Champions beruntun sudah cukup untuk menempatkan PSG dalam sejarah sepak bola Eropa sebagai salah satu dinasti terbaik era modern. (bbs)
Daftar Klub Juara Eropa Secara Beruntun
Era Piala Eropa
- Real Madrid (1956, 1957, 1958, 1959, 1960)
- Benfica (1961, 1962)
- Inter Milan (1964, 1965)
- Ajax (1971, 1972, 1973)
- Bayern Muenchen (1974, 1975, 1976)
- Liverpool (1977, 1978)
- Nottingham Forest (1979, 1980)
- AC Milan (1989, 1990)
Era Liga Champions
- Real Madrid (2016, 2017, 2018)
- Paris Saint-Germain (2025, 2026)











