PT Tirta Sriwijaya Maju Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Lewat Kolaborasi Strategis Bersama PMI Sumsel

PALEMBANG, VIRALSUMSEL.COM – Di tengah situasi sulit pascabencana, kecepatan bantuan bukan sekadar tentang logistik, melainkan tentang harapan bagi mereka yang terdampak. Menyadari hal tersebut, PT Tirta Sriwijaya Maju (PT TSM) mengambil langkah nyata dengan menjalin kolaborasi strategis bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Selatan.

 

Bukan sekadar kewajiban korporasi, aksi ini merupakan wujud empati mendalam terhadap masyarakat. Pada tanggal 20 April 2026, suasana khidmat menyelimuti Kantor PMI Provinsi Sumatera Selatan saat bantuan berupa hygiene kit diserahkan secara simbolis. Paket kebersihan ini menjadi instrumen krusial dalam menjaga martabat dan kesehatan para korban di masa-masa darurat.

 

Gresscia Namira, Assistant Manager TJSL, Humas, Publikasi dan Dokumentasi PT Tirta Sriwijaya Maju, menekankan bahwa langkah ini memiliki nilai filosofis yang lebih dalam daripada sekadar pemberian fisik. Bantuan ini dirancang untuk menjadi bantalan pelindung, baik di saat krisis maupun sebagai langkah mitigasi ke depan.

Baca Juga :  Herman Deru Minta PMI Siaga Layani Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

 

Dalam kesempatan tersebut, Gresscia Namira menyampaikan:

 

“Bantuan ini adalah bentuk kolaborasi PT Tirta Sriwijaya Maju (PT TSM) dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Selatan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban terdampak bencana serta menjadi bagian dari kesiapsiagaan apabila bencana datang secara tidak terduga,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap isu-isu sosial. PT TSM bertekad untuk tidak menjadi entitas yang asing bagi lingkungannya, melainkan menjadi bagian dari solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat luas.

 

Gayung bersambut, pihak PMI Sumsel pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Sinergi antara dunia usaha dan lembaga kemanusiaan seperti ini dipandang sebagai kunci utama dalam optimalisasi penanganan bencana. Dengan tangan yang saling bergandengan, pemulihan masyarakat diharapkan bisa berjalan lebih cepat, membawa mereka kembali pada ritme kehidupan yang normal. (Nto)

Baca Juga :  Eksis di Expo HUT ke-44 Dekranas, Stan Gambo Muba Jadi Pusat Perhatian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *