Ranking Terpaut 77 Tingkat! Inilah Duel Paling Timpang di Piala Dunia 2026

JAKARTA, viralsumsel.com – Format baru Piala Dunia 2026 yang melibatkan 48 negara membuka peluang lebih besar bagi tim-tim nonunggulan untuk tampil di panggung sepak bola dunia. Kehadiran sejumlah negara debutan dan tim dengan peringkat FIFA yang relatif rendah menghadirkan sejumlah laga menarik yang mempertemukan “David versus Goliath”, yakni duel antara tim elite dunia melawan negara yang secara ranking jauh berada di bawah mereka.

Berdasarkan peringkat FIFA terbaru, terdapat beberapa pertandingan fase grup yang memperlihatkan selisih ranking sangat mencolok. Namun, sejarah panjang Piala Dunia menunjukkan bahwa kejutan selalu mungkin terjadi.

Salah satu pertandingan yang paling mencuri perhatian adalah pertemuan Brasil melawan Haiti di Grup C pada 19 Juni 2026 di Philadelphia Stadium. Brasil yang saat ini menempati peringkat keenam dunia akan menghadapi Haiti yang berada di posisi ke-83. Selisih 77 peringkat menjadikan laga ini sebagai pertandingan dengan jurang ranking terbesar di fase grup.

Brasil tentu lebih diunggulkan. Tim berjuluk Selecao itu merupakan pemilik lima gelar juara dunia dan memiliki tradisi kuat di setiap edisi Piala Dunia. Namun Haiti datang dengan cerita inspiratif setelah berhasil lolos ke putaran final untuk pertama kalinya sejak 1974. Keberhasilan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi negara Karibia tersebut yang ingin kembali mencatatkan kejutan di panggung dunia.

Baca Juga :  Pemprov Sumsel Sambut Kick Off Piala Dunia 2026, Ajak Masyarakat Nonton Bareng Hingga Pelosok

Duel menarik lainnya mempertemukan Belgia melawan Selandia Baru di Grup G. Belgia yang kini berada di peringkat kesembilan dunia akan menghadapi Selandia Baru yang menempati posisi ke-85. Meski belum pernah bertemu di level senior internasional, Selandia Baru memiliki pengalaman menciptakan kejutan ketika berhasil menahan imbang Italia pada Piala Dunia 2010.

Sementara itu, Jerman akan menghadapi debutan Curaçao di Grup E. Selisih 72 peringkat memisahkan kedua tim. Jerman yang merupakan juara dunia empat kali tentu menjadi favorit mutlak. Namun sejarah menunjukkan Der Panzer pernah mengalami kekalahan mengejutkan dari Aljazair pada 1982 dan Korea Selatan pada 2018. Fakta tersebut menjadi pengingat bahwa tidak ada lawan yang bisa dianggap remeh di Piala Dunia.

Dari kawasan Afrika, Ghana berpeluang menjadi batu sandungan bagi Inggris. Tim berjuluk The Three Lions saat ini menduduki peringkat keempat FIFA, sedangkan Ghana berada di posisi ke-73. Walaupun secara statistik Inggris jauh lebih unggul, Ghana memiliki reputasi sebagai salah satu tim Afrika yang kerap tampil mengejutkan di turnamen besar. Pencapaian mereka menembus perempat final Piala Dunia 2010 masih menjadi salah satu kisah terbaik sepak bola Afrika.

Baca Juga :  8 Besar Liga 2 : PSIM Yogyakarta Buktikan Mentalitas di Pekanbaru

Spanyol juga menghadapi tantangan serupa saat bertemu Tanjung Verde atau Cabo Verde di Grup H. La Roja datang sebagai salah satu favorit juara dengan status peringkat kedua dunia dan juara Eropa. Di sisi lain, Cabo Verde yang berada di peringkat ke-67 menjalani debut bersejarah di Piala Dunia setelah menunjukkan perkembangan pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Perjalanan sepak bola dunia telah membuktikan bahwa peringkat hanyalah angka. Arab Saudi pernah mengejutkan Argentina pada Piala Dunia 2022. Kamerun mengalahkan juara bertahan Argentina pada 1990. Bahkan Korea Utara pernah menyingkirkan Italia pada 1966.

Karena itu, meskipun Brasil, Inggris, Spanyol, Belgia, dan Jerman lebih diunggulkan berdasarkan kualitas skuad dan ranking FIFA, mereka tetap harus waspada. Di Piala Dunia, kejutan selalu menjadi bagian dari cerita besar yang membuat turnamen ini begitu istimewa.

Dengan format baru yang menghadirkan lebih banyak peserta dan pertandingan, peluang lahirnya kejutan-kejutan baru pada Piala Dunia 2026 semakin terbuka lebar. Para pecinta sepak bola dunia pun menantikan apakah akan muncul kisah heroik baru dari tim-tim kuda hitam yang siap menantang dominasi para raksasa sepak bola dunia. (fifa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *