Ratu Dewa Ajak Warga Palembang Perkuat Persatuan di Momentum Maulid Nabi dan HUT ke-81 RI

PALEMBANG, viralsumsel.com – Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, ukhuwah, serta kepedulian terhadap sesama.

Ajakan tersebut disampaikan Ratu Dewa saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus Milad ke-34 Majelis Ta’lim An-Nur di kawasan 1 Ulu, Kota Palembang, Selasa (18/8/2026) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi seharusnya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut dapat menjadi sarana untuk kembali mengingat dan menerapkan keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, terdapat banyak nilai yang dapat diteladani dari akhlak Rasulullah SAW, mulai dari kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian hingga semangat menjaga persaudaraan.

Nilai-nilai tersebut, kata Ratu Dewa, menjadi semakin penting untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat Kota Palembang yang memiliki keberagaman latar belakang.

Ia menilai persatuan dan kerukunan tidak hanya dibangun melalui kebijakan pemerintah, tetapi juga melalui kepedulian dan sikap saling menghargai yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Semangat Maulid Nabi hendaknya kita jadikan pengingat untuk terus memperbaiki akhlak, memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian kepada sesama,” demikian pesan Ratu Dewa dalam kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Ratu Dewa Apresiasi Almaz Fried Chicken, Dukung Ekonomi Palembang dan Kepedulian pada Palestina

Pembangunan Palembang Harus Diiringi Penguatan Karakter

Ratu Dewa juga menegaskan bahwa pembangunan Kota Palembang tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan infrastruktur. Menurutnya, pembangunan manusia menjadi bagian yang tidak kalah penting untuk diperhatikan.

Masyarakat yang berakhlak, memiliki ilmu pengetahuan, peduli terhadap lingkungan sosial dan memiliki semangat kebersamaan dinilai menjadi fondasi penting bagi kemajuan sebuah daerah.

Dalam konteks tersebut, keberadaan majelis ta’lim dinilai memiliki peran strategis. Selain menjadi tempat untuk memperdalam pengetahuan keagamaan, majelis ta’lim juga dapat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial dan membentuk karakter generasi muda.

Karena itu, Ratu Dewa mengapresiasi keberadaan Majelis Ta’lim An-Nur yang telah memasuki usia ke-34 tahun. Selama lebih dari tiga dekade, majelis ta’lim tersebut dinilai telah ikut berkontribusi dalam memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus menjaga kebersamaan masyarakat.

Menurut Ratu Dewa, keberadaan organisasi dan komunitas keagamaan seperti majelis ta’lim dapat menjadi mitra penting pemerintah dalam membangun masyarakat yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga memiliki ketahanan sosial dan nilai-nilai moral yang kuat.

Isi Kemerdekaan dengan Hal yang Bermanfaat

Sementara itu, dalam rangkaian tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Ratu Dewa mengajak masyarakat untuk memaknai kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat.

Baca Juga :  Ratu Dewa Percepat Penataan Pasar 16 Ilir dan Ampera: Tertibkan PKL, Jaga Kenyamanan dan Keamanan Warga

Kemerdekaan, menurutnya, tidak cukup hanya diperingati setiap tahun. Semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata sesuai dengan peran masing-masing.

Masyarakat diajak untuk menjaga persatuan, meningkatkan kualitas pendidikan, membantu warga yang membutuhkan serta bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Palembang.

Ratu Dewa juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat. Pemerintah, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis ta’lim serta seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat terus berjalan bersama dalam menjaga keharmonisan Kota Palembang.

Sinergi tersebut dinilai penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan dukungan masyarakat sekaligus memberikan dampak yang lebih luas.

Ia berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam peringatan Maulid Nabi, tasyakuran kemerdekaan dan Milad ke-34 Majelis Ta’lim An-Nur dapat terus dipelihara setelah kegiatan berakhir.

Pada akhirnya, momentum tersebut menjadi ajakan bersama untuk memperbaiki akhlak, meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak perbuatan yang bermanfaat bagi orang lain serta menjaga persatuan.

Dengan semangat gotong royong dan kepedulian sosial, masyarakat diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan Kota Palembang yang religius, harmonis, aman dan semakin maju. (nto/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *