PALEMBANG, viralsumsel.com — Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang (RSMP) kembali menorehkan capaian penting dalam peningkatan mutu layanan kesehatan.
RSMP resmi menjadi rumah sakit keempat di Sumatera Selatan yang meraih predikat Madya (bintang tiga) berdasarkan standar rumah sakit berbasis kompetensi pelayanan.
Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. Trisnawarman, M.Kes, usai proses penilaian yang dilakukan terhadap RS Muhammadiyah Palembang.
“Kemarin sudah kita lakukan penilaian. Per hari ini, Rumah Sakit Muhammadiyah berdasarkan kompetensinya rata-rata sudah masuk kategori madya. Hampir 90 persen memenuhi standar madya. Mudah-mudahan ke depan bisa meningkat menjadi utama,” ujar dr. Trisnawarman, Selasa (20/1/2026).
Dengan raihan predikat bintang tiga tersebut, RS Muhammadiyah Palembang menyusul sejumlah rumah sakit besar lainnya di Palembang yang lebih dulu meraih status serupa, yakni RSUP dr. Mohammad Hoesin, RSUD Siti Fatimah, dan RS Charitas Palembang.
Menurut dr. Trisnawarman, RS Muhammadiyah Palembang dinilai lebih siap dari sisi kompetensi layanan dan manajemen. Penilaian dilakukan secara komprehensif terhadap berbagai aspek pelayanan medis, termasuk pelayanan jantung, pelayanan infeksi, serta lebih dari 24 jenis pelayanan unggulan lainnya.
“Untuk RS Muhammadiyah, kita lihat kesiapan layanannya sudah cukup baik. Tinggal bagaimana jajaran manajemen terus meningkatkan kualitas agar statusnya bisa naik. Predikat ini juga bisa dikejar oleh rumah sakit lain pada 2026, asalkan terus memperbarui data dan meningkatkan mutu pelayanan,” jelasnya.
Hingga saat ini, lanjutnya, baru dua rumah sakit di Sumatera Selatan yang berhasil meraih predikat Paripurna (bintang lima), yakni RSUP dr. Mohammad Hoesin Palembang dan RSUD Siti Fatimah.
Sementara itu, Direktur RS Muhammadiyah Palembang, dr. Yudi Fadilah, Sp.PD-KKV, FINASIM, MARS, menyampaikan bahwa capaian predikat Madya menjadi pijakan penting bagi RSMP untuk melangkah lebih jauh.
Usai kegiatan diskusi panel bertema “Kesiapan Rumah Sakit dalam Menghadapi Standar RS Berbasis Kompetensi”, dr. Yudi menegaskan bahwa RS Muhammadiyah Palembang telah menyiapkan rencana jangka pendek dan jangka panjang untuk pengembangan rumah sakit.
“Kami memiliki visi besar menjadikan RS Muhammadiyah Palembang sebagai rumah sakit pendidikan unggulan sekaligus rumah sakit pendidikan utama bagi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang (FK UMP),” ungkapnya.
Dalam jangka pendek, RSMP fokus pada penguatan layanan berbasis teknologi, peningkatan mutu pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien, serta penyesuaian dengan kebijakan nasional, termasuk penyediaan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
Selain itu, RSMP menargetkan penambahan ruang KRIS, peningkatan kapasitas rawat inap hingga 210 tempat tidur, serta pengembangan fasilitas kritikal seperti ICU, ICCU, PICU, dan NICU, lengkap dengan sarana dan prasarana pendukung sesuai kompetensi rumah sakit.
Adapun untuk rencana jangka panjang, RS Muhammadiyah Palembang menargetkan penyelesaian gedung tujuh lantai, khususnya Blok B dan C, guna mendukung pengembangan layanan dan pendidikan kesehatan.
Dengan mengusung motto “Melayani sebagai Ibadah dan Dakwah”, RS Muhammadiyah Palembang berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, modern, dan berlandaskan nilai-nilai Islam, sekaligus menjadi pusat pendidikan, penelitian, dan kaderisasi Muhammadiyah di bidang kesehatan. (bbs)






