PALEMBANG, viralsumsel.com – Sriwijaya FC berangkat ke laga tandang pekan keempat Pegadaian Championship 2025/26 dengan penuh optimisme.
Pasalnya, pelatih kepala Achmad Zulkifli atau yang akrab disapa Coach Azul menegaskan timnya siap bekerja keras untuk mencuri poin saat menghadapi tuan rumah PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (4/10/2025) pukul 15.30 WIB.
Meski baru saja menelan kekalahan di laga kandang, Coach Azul menekankan bahwa para pemainnya telah melakukan evaluasi menyeluruh dan menemukan formula agar Laskar Wong Kito bisa mengimbangi permainan Ayam Kinantan asuhan Kas Hartadi.
Analisa Lawan Jadi Senjata
Azul yang memiliki pengalaman membawa Persiraja Banda Aceh menembus semifinal Pegadaian Championship 2023/24 itu mengaku sudah mempelajari pola permainan PSMS Medan melalui rekaman pertandingan. Menurutnya, kelemahan lawan bisa dieksploitasi bila timnya disiplin menjalankan instruksi.
“Intinya, saya sudah lihat pertandingan PSMS vs Sumsel United yang berakhir 2-0. Ketika mereka diberi keleluasaan bermain, mereka berkembang sangat cepat. Karena itu saya mau anak-anak menekan sejak awal, mempressing supaya mereka tidak berkembang,” ujar Azul.
Tidak hanya itu, tim pelatih Sriwijaya FC juga menganalisa kemenangan Persekat Tegal yang sukses menumbangkan PSMS Medan di laga perdana dengan skor 0-1 di kandang lawan. Bahkan, Sriwijaya FC turut mempelajari duel dramatis PSMS saat menahan imbang PSPS Pekanbaru 3-3, di mana mereka sempat tertinggal 3-1.
“Dari situ terlihat PSMS punya kegigihan hingga menit akhir. Tapi ketika mereka ditekan, terutama di area sayap, mereka kesulitan mengembangkan permainan,” jelas pelatih yang musim lalu mengarsiteki Persipal FC Palu ini.
Kunci Laga: Hentikan Suplai ke Sayap
Azul menyoroti sektor sayap PSMS Medan yang menurutnya menjadi kekuatan utama. Dua winger cepat, Rifal Rastori di sisi kiri dan Ari Maring di kanan, kerap menjadi tumpuan serangan Ayam Kinantan.
“Kalau mereka kita pressing di tengah atau di depan, sehingga suplai bola ke sayap terputus, insya Allah kita bisa mendapatkan poin di sana,” tegasnya.
Ia pun menekankan pentingnya fokus dan disiplin selama 90 menit penuh. Bagi Azul, laga ini bisa disebut sebagai pertandingan hidup-mati karena hasilnya sangat berpengaruh pada upaya Sriwijaya FC menjauhi zona degradasi.
Optimisme Laskar Wong Kito
Meski tantangan di Medan bukan perkara mudah, semangat para pemain Sriwijaya FC tetap terjaga. Para punggawa Laskar Wong Kito dipastikan tampil all out demi membawa pulang poin berharga dari Sumatera Utara.
Dukungan penuh dari manajemen dan suporter juga menjadi energi tambahan. Pasalnya, Sriwijaya FC saat ini masih dalam tahap membangun konsistensi agar mampu bersaing di papan tengah. Setiap poin yang diraih di laga tandang akan menjadi modal penting untuk menjaga asa bertahan di kompetisi kasta kedua ini.
Dengan bekal analisa matang, strategi pressing ketat, serta mental pantang menyerah, Sriwijaya FC berharap bisa membuat kejutan di hadapan publik Medan.
“Yang jelas, kami datang ke Medan bukan untuk menyerah. Kami akan berjuang habis-habisan,” pungkas Coach Azul penuh keyakinan. (bbs)












