PALEMBANG, VIRALSUMSEL.COM – SSB Palembang Soccer Skill (SSB PSS) kembali menorehkan prestasi di level sepak bola usia muda Sumatera Selatan.
Laskar Menyala berhasil keluar sebagai juara Ajendam II Sriwijaya Cup U16 2026 setelah menundukkan SSB Bangun Sari melalui drama adu penalti pada partai final di Lapangan Sepak Bola Ajendam II Sriwijaya, Minggu (20/9/2026).
Tak hanya membawa pulang trofi juara, SSB PSS juga memborong penghargaan individu. Hafiz dinobatkan sebagai top skor turnamen, sedangkan gelar Best Player menjadi milik defender SSB PSS, Bimo FR.
Turnamen tersebut diikuti enam SSB atau klub yang dinilai memiliki kekuatan kompetitif di Sumatera Selatan. SSB PSS berada di Grup A bersama Persisai dan Jaya Mulya.
Skuad besutan Coach Nelson langsung menunjukkan performa meyakinkan sejak babak penyisihan. Pada pertandingan pertama, SSB PSS berhasil mengalahkan Jaya Mulya dengan skor 2-0.
Laskar Menyala kemudian kembali tampil produktif pada laga kedua. Menghadapi Persisai, SSB PSS mencatat kemenangan telak 9-0.
Dua kemenangan tersebut membuat SSB PSS mengoleksi enam poin sekaligus mengamankan posisi sebagai juara Grup A. Format turnamen membuat juara masing-masing grup berhak melaju langsung ke partai final.
Di pertandingan puncak, SSB PSS harus menghadapi juara Grup B, SSB Bangun Sari. Tim asal Banyuasin tersebut sebelumnya berhasil melewati fase grup dengan mengalahkan SSB MFC dan Warior.
Pertandingan final berlangsung ketat. SSB PSS dan Bangun Sari sama-sama menunjukkan permainan terbaik dalam laga yang menggunakan format 2 x 40 menit tersebut.
Hingga waktu normal berakhir, kedua tim bermain imbang 1-1. Penentuan juara akhirnya harus dilakukan melalui adu penalti.
Dalam drama tos-tosan tersebut, tiga penendang SSB PSS sukses menjalankan tugasnya dan mencetak gol. Ketiganya yakni Kenzie, Bimo, dan Fatih. Sementara penendang pertama, Hafis, gagal mengonversi tendangan menjadi gol.
Hasil akhir adu penalti menjadi 3-2 untuk kemenangan SSB PSS. Trofi Ajendam Cup U16 2026 pun menjadi milik Laskar Menyala.
Manajer SSB PSS U16, Aldeno, mengaku bersyukur atas pencapaian timnya. Gelar tersebut menjadi tambahan motivasi bagi para pemain untuk terus berkembang dan meningkatkan kemampuan menghadapi kompetisi berikutnya.
Rasa syukur juga disampaikan pelatih kepala SSB PSS, Nelson. Menariknya, komposisi pemain yang diturunkan SSB PSS pada turnamen ini mayoritas merupakan pemain kelahiran 2012 atau masih berusia 14 tahun.
Selain itu, terdapat beberapa pemain kelahiran 2011 atau berusia 15 tahun yang turut memperkuat skuad.
Komposisi tersebut menjadi bagian dari persiapan jangka panjang SSB PSS. Para pemain kelahiran 2012 diproyeksikan menjadi bagian dari skuad yang dipersiapkan menghadapi Piala Soeratin U15 2027.
Dengan demikian, keikutsertaan di Ajendam Cup U16 bukan hanya menjadi kesempatan untuk mengejar prestasi, tetapi juga menjadi ajang bagi tim pelatih untuk mengukur perkembangan pemain yang diproyeksikan menghadapi kompetisi usia muda berikutnya.
SSB PSS sendiri merupakan SSB yang berafiliasi dengan PSSI. Program latihan dilakukan secara rutin sebanyak empat kali dalam sepekan.
Sesi latihan berlangsung setiap Senin dan Kamis di Lapangan Auri. Sementara pada Rabu dan Jumat, latihan digelar di Lapangan Minisoccer SPD Super Soccer.
Setelah sukses di Ajendam Cup U16, SSB PSS tidak ingin berhenti pada satu pencapaian. Laskar Menyala tengah mempersiapkan diri menghadapi sejumlah kompetisi sepak bola usia muda yang akan datang.
Beberapa agenda yang menjadi sasaran antara lain Piala Soeratin U13 dan U15, Liga Top Skor (LTS) U10, U12, U14 dan U16, Garuda Anak Indonesia, Liga Anak Indonesia, Liga Grassroot Road to JIS, Piala Presiden U10 dan U12, serta sejumlah turnamen lainnya.
Rangkaian kompetisi tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan SSB PSS dalam memberikan pengalaman bertanding kepada pemain dari berbagai kelompok usia.
Gelar Ajendam Cup U16 2026 sekaligus menjadi modal positif bagi Laskar Menyala untuk terus mematangkan pemain. Terlebih, sejumlah pemain muda yang tampil dalam turnamen tersebut disiapkan untuk menjadi bagian dari kekuatan SSB PSS pada kompetisi yang lebih besar, termasuk Piala Soeratin U15 2027. (bbs/ion)












